Hotman Paris Ungkap Ada Korban Lain yang Terluka Akibat Penganiayaan Oknum Paspampres, Warganet Minta Kawal Sampai Tuntas

Arendya Nariswari
Selasa 29 Agustus 2023, 21:55 WIB
Hotman Paris siap bantu gadis remaja korban rudapaksa 11 pria di Sulawesi Tengah (Sumber : instagram @hotmanparisofficial)

Hotman Paris siap bantu gadis remaja korban rudapaksa 11 pria di Sulawesi Tengah (Sumber : instagram @hotmanparisofficial)

INFOSEMARANG.COM - Hotman Paris baru-baru ini ikut bersuara perihal kasus yang menimpa warga Aceh bernama Imam Masykur, di mana pria ini tewas diduga usai dianiaya dan diculik oleh oknum Paspampres serta TNI.

Jasad Imam Masykur sendiri baru ditemukan pada 15 Agustus 2023 lalu di Sungai Karawang dalam kondisi tubuh penuh luka lebam.

Melalui akun Instagramnya, Hotman Paris ikut menyoroti kasus penganiayaan oleh oknum Paspampres. Ia menyebutkan bahwa sebenarnya mulai bermunculan adanya kemungkinan korban lain yang pernah dianiaya.

Baca Juga: Begini Tampang Tiga Oknum Anggota TNI Tersangka Penganiayaan, Pemerasan, dan Pembunuhan Imam Masykur warga Bireuen Aceh

"Ada korban lain oknum TNI? Ayo hubungi Hotman 911! Apa selama ini oknum TNI itu tanpa pengawasan?" ungkap Hotman Paris.

Pada unggahannya tersebut, terlihat Hotman Paris memperlihatkan foto seorang pria diduga dianiaya oleh oknum bar-bar hingga punggungnya penuh luka.

Ada pula yang lukanya lebih parah pada bagian punggung dari foto sosok pria berbeda.

Pengacara kondang tersebut sedikit menyindir pengawasan TNI, dan mempertanyakan apakah sebenarnya kasus tersebut baru terungkap sebab adanya korban.

Baca Juga: Gaji Paspampres yang Bikin Publik Penasaran Usai Geger Oknum Culik dan Aniaya Warga Aceh

"Waduh! Sudah lama berbuat? Pengaduan ke Hotman 911! Pelaku bukan Institusi Paspampres tapi oknumnya! Tapi kok sudah lama makan korban, tapi baru sekarang ketahuan? Di mana pengawasan? Agar semua korban datang ke Hotman 911," imbuhnya.

Hotman Paris diminta oleh warganet untuk terus ikut mengawal kasus penganiayaan oleh oknum Paspampres tersebut hingga tuntas agar tak terjadi peristiwa serupa yang menelan korban jiwa.

Sebelum diculik, diketahui keluarga Imam Masykur korban penganiayaan didatangi tiga oknum TNI yang mengaku sebagai polisi.

Baca Juga: 7 Fakta Warga Aceh Tewas di Tangan Paspampres, Ternyata Korban dan Pelaku Tak Saling Kenal

Ketiganya mengaku melakukan penangkapan terhadap Imam Masyku yang merupakan pedagang obat ilegal.

Jika dilihat kembali, menurut informasi penganiayaan tersebut dilakukan berdasarkan motif pemerasan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)