Cerita Teman Dosen UIN Surakarta yang Ditemukan Tewas Tertutup Kasur, Ungkap Hal Ini Tentang Korban

Elsa Krismawati
Kamis 24 Agustus 2023, 20:24 WIB
ilustrasi : dosen UIN Raden Mas Said Surakarta ditemukan tewas, begini cerita temannya (Sumber : pixabay.com)

ilustrasi : dosen UIN Raden Mas Said Surakarta ditemukan tewas, begini cerita temannya (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Seoran Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta ditemukan tewas di kontrakannya dalam keadaan mengenaskan.

Tubuhnya tergeletak tertutup kasur saat ditemukan oleh saksi setempat.

Wanita yang diketahui berinisial W (34) tahun ini meninggal di rumah temannya yang sedang dia tumpangi di kawasan Perumahan Graha Sejahtera, Desa Tempel, Gatak, Sukoharjo.

Baca Juga: Dosen UIN Surakarta Tewas di Kontrakan yang Baru 3 Minggu Ditempatinya, Polisi Sebut Ada Tanda Kekerasan

Melansir Antaranews, penemuan mayat W yang berprofesi sebagai Dosen itu pertama kali oleh Indriyono.

Seorang tukang yang selama ini memelihara rumah yang ditinggali korban.

Pada awak media, Indriyono mengungkap bahwa pasa saat masuk bersama rekan korban ke rumah TKP, mereka menemukan sesuatu yang aneh di kasur lantai.

Baca Juga: Penyebab Kulit Kusam yang Jarang Diketahui, Bagaimana Cara Mengembalikannya agar Cerah dan Sehat?

"Kondisi korban tertutup kasur, saya geser kasurnya ada korban, lalu saya keluar lapor polsek. Bercak darah di kasur dan di dinding saja, tapi agak udah kering," ujarnya, dikutip Infosemarang.com 24 Agustus 2023.

Sementara itu, dari cerita teman korban mengaku terakhir kali berinteraksi dengan W melalui DM instagram.

Rekan korban itu adalah FI, dia mengungkap kali terakhir berkontak dengan korban pada hari Minggu melalui instagram.

Baca Juga: Viral Rangka Motor Honda Berkarat Panen Keluhan dari Pengguna, Pihak Perusahaan Akhirnya Klarifikasi Begini

" Saya terakhir kontakan hari minggu kemarin cuma komentari story IG," tutur FI.

Sementara itu, terakhir kali FI bertemu W pada saat upacara 17 Agustus lalu.

FI mengungkap bahwa W merupakan pribadi yang tidak pernah mengeluh dan pernah ada masalah.

"Kalau terakhir ketemu pas upacara 17-an itu jam 10.00 WIB kemarin masih kontakan sama teman saya, dia enggak pernah ngeluh, nggak pernah ada masalah," sambungnya.

Baca Juga: Waduh! Google Akan Segera Hapus Akun Gmail? Ternyata Ini Alasannya, Amankan Akunmu dengan Cara Ini

F berinisiatif datang ke rumah yang kini ditempati korban lantaran sudah beberapa hari tak terlihat.

Sehingga pada Kamis, 24 Agustus pukul 13.00 WIB tadi, F meminta agar warga sekitar membantu membukakan rumah tersebut.

Sayangnya, saat pintu sudah terbuka, F menemukan W sudah tergeletak tertutup kasur dan tidak lagi bernyawa.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )