Gaji PNS Pernah Naik 20 Persen di Era SBY, Berapa Kenaikan yang Disetujui Jokowi 16 Agustus Nanti?

Elsa Krismawati
Rabu 02 Agustus 2023, 19:40 WIB
Jokowi akan umumkan kenaikan gaji PNS (Sumber : instagram @jokowi)

Jokowi akan umumkan kenaikan gaji PNS (Sumber : instagram @jokowi)

INFOSEMARANG.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak dua kali selama memimpin Indonesia.

Namun, frekuensi kenaikan tersebut jauh berkurang dibandingkan dengan era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sejak Jokowi memerintah secara penuh pada tahun 2015 hingga 2023, PNS hanya mengalami dua kali kenaikan gaji, yaitu pada tahun 2015 dan 2019.

Baca Juga: Nah Lho! Gaji PNS Naik, Tapi Tunjangan Kinerja Dirombak, Gimana Tuh?

Pada tahun tersebut, gaji PNS, anggota Polri, dan TNI naik sebesar 6 persen dan 5 persen secara berturut-turut.

Selebihnya, gaji PNS tidak pernah mengalami kenaikan dalam empat tahun terakhir.

Perbedaan ini sangat kontras dengan pemerintahan era SBY, di mana gaji PNS hampir selalu naik dengan angka double digit.

Baca Juga: Gaji PNS Bukan Naik Bulan Agustus 2023? Lalu Kapan? Cek Fakta dan Info Lengkapnya Dulu Di Sini

Pada tahun 2008, gaji ASN bahkan naik hingga 20 persen.

Kenaikan gaji terkecil pada masa pemerintahan SBY terjadi pada tahun 2010 dengan kenaikan 5 persen setelah Krisis Finansial Global mengguncang dunia.

Walaupun kenaikan gaji terbatas, Jokowi memperkenalkan gaji ke-14 atau Tunjangan Hari Raya (THR) sejak tahun 2015.

Baca Juga: Profil Karenina Anderson, Model dan Artis yang Tersandung Kasus Narkoba Jenis Ganja

Namun, pada tahun 2015-2017, PNS hanya menerima THR sebesar gaji pokoknya saja, tidak termasuk tunjangan-tunjangan lainnya.

Jadi, saat menerima gaji pada bulan Ramadhan, pendapatan PNS tidak menjadi dua kali lipat, karena besaran THR hanya sebesar dua kali gaji pokok ditambah satu kali tunjangan (regular).

Baca Juga: 7 Tips Sukses Berkarir Tanpa Privilege Orang Tua, Karir Tetap Bisa Cemerlang dengan Cara Ini

Sebagai catatan, Lebaran 2020 jatuh pada 24-25 Mei 2020, hanya dua bulan setelah Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi global.

Hal ini menyebabkan pemerintah harus melakukan revisi APBN untuk menambah alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pada tahun 2020, anggaran PEN dialokasikan sebesar Rp 695,2 triliun, dengan realisasi mencapai Rp 575,85 triliun atau 82,83 persen dari pagu.

Baca Juga: Ini Profil Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur Semarang yang Dicopot Usai Diduga Ngonten Sindir 'Nasi Goreng'

Pada tahun 2021, anggaran PEN dialokasikan mencapai Rp 744,77 triliun, dengan realisasi mencapai Rp 658,6 triliun atau 88,4 persen dari pagu.

Karena adanya perbaikan situasi dan pengurangan alokasi anggaran PEN, pemerintah mulai memasukkan kembali komponen tunjangan kinerja (tukin) dalam THR pada tahun 2022 dan 2023.

Lantas berapa kenaikan gaji PNS yang disetujui Jokowi 16 Agustus 2023 mendatang?

Baca Juga: Threads Ditinggalkan Separuh Penggunanya, Mark Zuckerberg Sebut Akan Buat Fitur Baru Ini

Sampai saat artikel ini diturunkan, belum ada bocoran berapa prosentasi kenaikan gaji PNS yang akan diterima.

Sehingga PNS perlu lebih bersabar menunggu kepastiannya melalui pengumuman resmi pemerintah.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )