Prihatin Perkembangan Kartasura Kurang Baik, Masyarakat Deklarasi 'Mas Karebet' Ini Tujuannya

Elsa Krismawati
Rabu 27 Desember 2023, 15:41 WIB
Deklarasi Mas Karebet di Kartasura (Sumber : Elsa Krismawati)

Deklarasi Mas Karebet di Kartasura (Sumber : Elsa Krismawati)

INFOSEMARANG.COM - Sebagian warga di Kabupaten Sukoharjo, terutama di Kecamatan Kartasura, telah mengumumkan pembentukan organisasi atau lembaga swadaya masyarakat bernama 'Mas Karebet'.

Mas Karebet adalah singkatan dari 'Masyarakat Kartasura Bermartabat' yang dibentuk sebagai platform pemberdayaan masyarakat.

Menurut Djoko Respati, Ketua Mas Karebet, pembentukan organisasi ini dipicu oleh keprihatinan terhadap kemajuan Kartasura.

Baca Juga: Viral! Ternyata Ini Arti Kata 'Pick Me' dan 'Skena' yang Jadi Kata Paling Dicari Orang Indonesia di Google Tahun 2023

"Perkembangan pembangunan infrastruktur di Kartasura masih belum memadai," ujarnya seperti dilansir oleh Infosemarang.com dari keterangan tertulis.

Pernyataan resmi Mas Karebet diumumkan pada malam tanggal 26 Desember 2023 di Pendopo Kelurahan Kartasura.

Mas Karebet bertujuan untuk menciptakan Kartasura yang maju, adil, dan bermartabat.

Baca Juga: Catat! Ini 18 Event Penyalaan Kembang Api Perayaan Tahun Baru 2024 di Yogyakarta

Organisasi ini terdiri dari anggota dengan latar belakang yang beragam, termasuk budayawan, pengacara, dan mahasiswa.

Rencana kerja Mas Karebet melibatkan berbagai langkah, mulai dari pengembangan sumber daya manusia hingga pengembangan industri kreatif di Kartasura.

"Mas Karebet akan memulai upayanya dengan meningkatkan kualitas SDM yang sehat, cerdas, religius, dan berbudaya," ungkapnya.

Baca Juga: Deretan Fakta Kematian Lee Sunkyun Aktor Parasite, Kronologi, Hingga Pesan Terakhir Untuk Istri

Untuk mencapai kualitas hidup yang baik di Kartasura, diperlukan peningkatan di sektor ekonomi kreatif.

Dalam konteks ini, Djoko Respati juga menyoroti nilai sejarah Kota Kartasura yang pernah menjadi pusat peradaban pada masa Kerajaan Mataram.

"Kami berencana mengembangkan industri kreatif yang berakar pada nilai-nilai sejarah Kota Kartasura sebagai pusat peradaban Kasunanan Mataram," tambahnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )