Viral Disangka Peloksok. Berikut 6 Fakta Menarik Tentang Sukoharjo Salah Satunya Disebut Kabupaten Jamu

Elsa Krismawati
Kamis 04 Mei 2023, 13:50 WIB
6 fakta menarik tentang Sukoharjo yang dijuluki Kabupaten Jamu (Sumber : Indonesia Kaya)

6 fakta menarik tentang Sukoharjo yang dijuluki Kabupaten Jamu (Sumber : Indonesia Kaya)

INFOSEMARANG.COM -- Sukoharjo, menjadi trending topic di media sosial Twitter lantaran cuitan salah satu akun menfess.

Ya, menfess atau cuitan otomatis anonim di base Twitter @undipmenfess yang mengira bahwa Sukoharjo merupakan wilayah peloksok.

Sender anonim yang mengaku mahasiswa itu, mengatakan kalau dirinya mendapati Sukoharjo sebagai tempat KKN atau Kuliah Kerja Nyata dari kampusnya.

Baca Juga: 5 Mei Hari Bidan Sedunia, Simak Perbedaan Gelar Bidan di Indonesia

Mengira kalau Sukoharjo merupakan sebuah wilayah peloksok, ia khawatir ada apa saja di tempat KKN nya tersebut.

" -dips! YA ALLAH DPT KKN DI SUKOHARJO, DI SUKOHARJO ADA APA PLIS PELOKSOK BGT KAH SUKOHARJO ITU" tulis @undipmenfess seperti dikutip Infosemarang.com 4 Mei 2023.

Sontak, banyak dari warganet Twitter merespon cuitan anonim tersebut.

Baca Juga: Jadwal,Lokasi dan Persyaratan UTBK SNBT 2023 Universitas Diponegoro Semarang

Hingga saat artikel ini diturunkan, cuitan tentang Sukoharjo sudah disebut sebanyak 13 Ribu kali oleh pengguna Twitter.

Akhirnya, setelah menjadi ramai dan bahan perbincangan sender itupun kembali mengirim menfess dan meminta maaf.

Sukoharjo sendiri merupakan kabupaten yang berada di wilayah Jawa Tengah, sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta.

Baca Juga: Venna Melinda Masih Berharap Pada Ferry Irawan Meski Sudah Alami KDRT

Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Surakarta di utara, Kabupaten Karanganyar di timur, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta) di selatan, serta Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali di barat.

Nama Sukoharjo dalam penulisan Bahasa Jawa adalah "Sukaharja" yang berarti Bumi yang selalu "Suka atau Senang atau Gembira" dan "Raharja atau Makmur".

Baca Juga: Masih Jarang Diketahui, Ternyata Ini Atlet Indonesia Pertama yang Meraih Medali di Ajang SEA Games

Tentu bukan hal itu saja yang menarik di Sukoharjo, berikut 6 fakta menarik tentang Sukoharjo yang sudah dirangkum Infosemarang.com dari berbagai sumber:

1. Julukan Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo memiliki ragam julukan yang terkenal, antara lain Kota Makmur, Kota Tekstil, Kota Gamelan, The House of Souvenir, Kota Gadis (perdagangan, pendidikan, industri dan bisnis),Kabupaten Jamu, Kabupaten Pramuka dan Kabupaten Batik.

Baca Juga: Info Harga dan Jam Buka Tahu Petis Yudhistira, Kuliner Khas Semarang yang Cocok Jadi Oleh-oleh

Julukan Kabupaten Jamu bukan tanpa alasan, Sukoharjo punya aktivitas usaha jamu dari hulu ke hilir, mulai dari kebun tanaman obat herbal, UMKM Jamu dan Usaha Jamu Gendong, serta memiliki Industri Obat Tradisional.

BPOM RI bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mencanangkan “Kabupaten Sukoharjo Menuju Destinasi Wisata Jamu Indonesia” pada 18 Maret 2019.

Baca Juga: Aditya Hasibuan dan AKBP Achiruddin Jadi Tersangka, Dinda Safay Ucap Syukur

2. Lahirnya Batik Keris

Batik Keris adalah sebuah perusahaan yang didirikan di Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Indonesia pada 1946 oleh Kasoem Tjokrosaputra (Kwee Som Tjiok).

Perusahaan ini umumnya menghasilkan berbagai macam produk tekstil, seperti baju dan produk kerajinan tangan.

Baca Juga: Daftar Perolehan Medali SEA Games Sepanjang Masa, Indonesia Peringkat 2

Hasil produksi baik batik maupun tekstil yang diproduksi oleh PT Batik Keris dipasarkan untuk kebutuhan sebagian besar dalam negeri (batik) dan kebutuhan ekspor (tekstil).

Bahan dasar yang digunakan yaitu: Primissima, Prima, mori biru, Tayon, Georgette, Flanel, Nylon, Sifon, Sutera dan bahan-bahan dari hasil tenun lainnya.

3. Ciu Bekonang

Sukoharjo memiliki minuman tradisional yang khas, yakni Ciu Bekonang.

Minuman ini berasal dari sebuah daerah kecil di Desa Bekonang, Sukoharjo.

Baca Juga: Dijalani Melly Goeslaw, Ini 3 Makanan yang Baik Dikonsumsi Usai Operasi Bariatrik

Terdapat sedikitnya 50 perajin ciu dan etanol rumahan.

Kadar alkohol yang dihasilkan dari proses penyulingan bisa bervariasi, antara 35--90 persen.

Tapi, umumnya, pembuat ciu bekonang mempertahankan kadar alkohol dalam minuman sebesar 90 persen.

Ciu biasanya dijual dengan botol bekas air mineral 600 mililiter dengan harga per botol sekitar Rp20 ribu sampai Rp25 ribu.

Baca Juga: Lucinta Luna Mau Bantu Nikita Mirzani Balas Dendam ke Antonio Dedola: Kayanya Harus Gue Deh Yang Maju

4. Ki Manteb Soedharsono

Ki Manteb Soedharsono adalah salah seorang seniman besar Indonesia.

Ia merupakan dalang wayang kulit ternama yang berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah.

Atas keterampilannya dalam memainkan wayang, ia pun dijuluki para penggemarnya sebagai "Dalang Setan".

Ia juga dianggap sebagai pelopor perpaduan seni pedalangan dengan peralatan musik modern.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Masuk Zombie Land, Hanya Buka hingga 28 Mei 2023

Popularitasnya sebagai seniman tingkat nasional mulai diperhitungkan publik sejak ia menggelar pertunjukan Banjaran Bima sebulan sekali selama setahun penuh di Jakarta pada 1987.

Dilahirkan di Dusun Jatimalang, Kelurahan Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 31 Agustus 1948, pemilik nama asli Manteb Soedharsono.

Beliau meninggal dunia di usia 72 tahun pada 2 Juli 2021 di Karanganyar, dan dimakamkan di Blora, Jawa Tengah.

Baca Juga: Mengunyah Permen Karet Bisa Mengubah Bentuk Rahang, Mau Coba?

5. Wisata Alam

Sukoharjo memiliki sejuta pesona dan panorama alam menakjubkan.

Tak heran bila Sukoharjo dikenal karena keindahan. Selain wisata alam, tempat wisata di Sukoharjo juga ada situs budaya, situs bersejarah, hingga spot foto kekinian.

Untuk wisata alam ada Gunung Sepikul yang termasuk tempat wisata favorit di Sukoharjo.

Bagi kamu yang suka trekking ataupun ingin menikmati indahnya pemandangan alam, Gunung Sepikul wajib dikunjungi ketika ke Sukoharjo.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Pakai Hanbok Saat Liburan ke Korea Selatan, Warganet Sebut Mirip Eonni

Kamu akan disuguhkan indahnya pemandangan alam dan udara sejuk khas daerah dataran tinggi.

6.Kuliner khas Sukoharjo

Ada beragam kuliner khas Sukoharjo yang patut dicoba. Warung pecel Pak Mbotho di Sukoharjo menjadi tempat pertama yang wajib dikunjungi.

Warung legendaris di Sukoharjo ini terkenal dengan sajian kuliner pecel yang lezat dan harganya ramah dikantong.

Baca Juga: Daftar Harga Lapis Legit Anggrek, Oleh-oleh Wajib dari Semarang yang Murah Meriah!

Ada juga olahan kuliner legendaris asal Sukoharjo yang cocok dijadikan buah tangan, yakni Jenang Kedunggudel.

Berbeda dengan dodol, jenang legendaris yang telah ada sejak 1987 ini dibuat dari campuran tepung ketan dan tepung beras yang membuat rasanya legit.

Lalu ada Alakatak, yaitu makanan yang dibuat dari tempe dan mi.

Kedua bahan tersebut akan diolah dan juga ditambahkan dengan bumbu yang khas.

Baca Juga: Komika Abdur Arsyad Kena Fitnah Arie Kriting dan Mamat Alkatiri di Twitter, Anies Baswedan Bikin Tagar #KamiBersamaAbdur

Untuk minuman, ada Es Gempol Pleret yang berbahan dasar tepung beras yang dibentuk bulat-bulat, disajikan dengan disiram gula aren/kelapa dan es batu yang akan menambah rasa segar.

Nah itulah fakta menarik tentang Sukoharjo, yang sedang banyak dibahas pengguna Twitter saat ini.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)