Viral Kasus Siswi SMA Melahirkan di Sekolah, Ini Alasan Mengapa Perut Terlihat Kecil saat Hamil

Arendya Nariswari
Minggu 03 Desember 2023, 18:00 WIB
Ilustrasi hamil (Sumber : Freepik/Racool_studio)

Ilustrasi hamil (Sumber : Freepik/Racool_studio)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui, belum lama ini warganet digemparkan dengan kasus siswi SMA kelas X melahirkan saat mengikuti ujian akhir semester di Sampang, Jawa Timur.

Biasanya, tubuh seseorang yang hamil pasti sangat berbeda dengan sebelum mengandung. Namun ternyata, kasus pada murid ini secara fisik tidak terlalu terlihat jika sedang hamil.

Perawakannya yang bertubuh gemuk, membuat pihak sekolah maupun orang tua tak mengira jika siswi itu hamil.

Baca Juga: Sering Menggoyangkan Kaki Saat Duduk? Bisa Jadi Satu dari Tanda Masalah Kesehatan, Psikologis, atau Ciri Kepribadian Ini

Bahkan warganet berasumsi bahwa memang perut siswi tersebut memang tidak membesar saat hamil.

Beberapa orang, saat hamil memang ada yang tidak mengalami perubahan fisik secara signifikan pada perut. Berikut simak alasannya.

Perut ibu hamil yang terlihat besar dan menonjol adalah hal yang umum terjadi. Namun, ada pula beberapa ibu hamil yang memiliki perut yang terlihat kecil, bahkan hingga usia kehamilan yang sudah cukup tua.

Baca Juga: Usai Digunjing, Mbak Ita Klarifikasi Anggaran Rp8 Miliar Tak Hanya Beli 177 Unit Motor Lurah, Tapi...

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ukuran perut ibu hamil, antara lain:

  • Usia kehamilan

Ukuran perut ibu hamil akan terus membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Pada trimester pertama, perut ibu hamil biasanya masih belum terlihat terlalu besar. Namun, pada trimester kedua, perut ibu hamil akan mulai terlihat lebih menonjol. Pada trimester ketiga, perut ibu hamil akan mencapai ukuran terbesarnya.

  • Posisi janin

Posisi janin di dalam rahim juga dapat mempengaruhi ukuran perut ibu hamil. Jika janin berada di posisi yang lebih rendah, perut ibu hamil akan terlihat lebih menonjol. Namun, jika janin berada di posisi yang lebih tinggi, perut ibu hamil akan terlihat lebih kecil.

Baca Juga: Semakin Janggal, Yesa Dimakamkan Seadanya Usai Tewas Diduga Disiksa Orang Tua Angkat

  • Jumlah janin

Jika ibu hamil mengandung lebih dari satu janin, perut ibu hamil akan terlihat lebih besar daripada ibu hamil yang mengandung satu janin.

  • Proporsi tubuh ibu

Ibu hamil yang memiliki tubuh ramping dan tinggi cenderung memiliki perut yang terlihat lebih kecil daripada ibu hamil yang memiliki tubuh gemuk dan pendek.

  • Otot perut

Otot perut yang kuat dan kencang dapat menahan perkembangan rahim sehingga tidak tampak terlalu menonjol.

Baca Juga: PARAH! Caleg DPRD Madiun Bobol 18 Toko Kelontong Demi Modal Kampanye, Aksinya Terekam CCTV

  • Kondisi kehamilan

Beberapa kondisi kehamilan tertentu, seperti oligohidramnion (kekurangan air ketuban) atau plasenta previa (plasenta berada di bawah rahim), dapat menyebabkan perut ibu hamil terlihat kecil.

Jika Anda memiliki perut yang terlihat kecil, tidak perlu khawatir. Hal ini bisa saja disebabkan oleh faktor-faktor yang telah disebutkan di atas. Namun, jika Anda merasa khawatir, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)