Daftar Produk yang Tergolong Pro Israel yang Ramai di Media Sosial Indonesia

Andika Bahrudin
Kamis 23 November 2023, 17:11 WIB
Berikut daftar produk yang tergolong Pro Israel yang ramai di media sosial Indonesia (Sumber : instagram.com/teknologi_id)

Berikut daftar produk yang tergolong Pro Israel yang ramai di media sosial Indonesia (Sumber : instagram.com/teknologi_id)

INFOSEMARANG.COM -- Belakangan ini atwa MUI terbaru mengenai dukungan terhadap Palestina dikeluarkan. Namun, dalam fatwa tersebut tidak dituliskan mengenai boikot daftar produk pro Israel atau memiliki afiliasi dengan negara tersebut.

Dalam Fatwa MUI No. 28/2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina, MUI mengajak umat Islam untuk menghindari transaksi yang mendukung Israel.

KH Asroroun Niam Sholeh, Ketua MUI Bidang Fatwa, menegaskan bahwa mendukung agresi Israel terhadap Palestina dianggap sebagai perbuatan haram. Umat Muslim diimbau untuk berjuang demi kemerdekaan Palestina melawan agresi Israel.

Baca Juga: Kronologi Truk Pengankut Sapi Tabrak 5 Kendaraan di Tol Tembalang, Sopir Diduga Tak Waspada

“MUI mengharamkan mendukung pihak yang secara jelas mendukung agresi Israel, baik langsung maupun tidak langsung, seperti membeli produk dari produsen yang mendukung agresi tersebut," kata Prof Niam dalam penyampaian fatwa MUI.

MUI mendorong umat Islam untuk secara maksimal menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel serta mendukung penjajahan dan zionisme.

Berdasarkan unggahan salah satu akun di media sosial X, terdapat ratusan produk yang diduga memiliki afiliasi dengan Israel, meliputi berbagai merek dari sektor makanan, minuman, teknologi, dan fashion. Namun, hal tersebut belum terbukti secara resmi.

Baca Juga: Indonesia Kembali Kirim Bantuan Obat dan Makanan Untuk Warga Palestina

Berikut adalah daftar produk yang diindikasikan memiliki afiliasi dengan Israel yang direkomendasikan untuk dihindari:

1. Makanan dan minuman: Danone, McDonald's, Starbucks, Coca-Cola, Burger King, Pizza Hut, Papa John's, Nestle, Jaffa, Eden, Strauss, Tivall.

2. Teknologi: Motorola, Intel, IBM, AOL, META.

3. Kosmetik: L'Oréal, Revlon, Estée Lauder, Kimberly-Clark.

4. Pakaian: M&S, Timberland, River Island, Delta.

Daftar produk ini mencakup merek-merek seperti Sabra, Hewlett Packard (HP), Pillsbury, Axa, PUMA, SodaStream, Ahava, Siemens, dan lainnya.

Perlu dicatat bahwa informasi mengenai produk-produk di atas berasal dari seruan boikot di media sosial TikTok dan Twitter, dan belum dikonfirmasi apakah benar-benar merupakan produk buatan Israel atau memiliki afiliasi dengan negara tersebut.

Dalam keterangannya, Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati, menekankan bahwa fatwa MUI tidak mengubah status halal menjadi haram pada produk-produk yang diduga terafiliasi Israel. Produk yang telah memiliki Sertifikat Halal dari BPJPH tetap dianggap halal selama memenuhi persyaratan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Baca Juga: Menyandang Status Tersangka, Firli Bahuri Masih Ngantor di KPK

Muti juga menegaskan bahwa Fatwa MUI No. 83/2023 melarang mendukung agresi Israel ke Palestina, yang berarti segala bentuk dukungan terhadap serangan tersebut dianggap haram. MUI dan LPPOM MUI mendukung himbauan untuk menghindari dukungan terhadap agresi Israel dan sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong peran aktif masyarakat dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)