Respon Kata 'Palestina', Stiker AI WhatsApp Malah Tampilkan Anak Bersenjata, Bagaimana dengan Kata 'Israel'?

Jeanne Pita W
Selasa 07 November 2023, 14:20 WIB
Respon Kata 'Palestina', Stiker AI WhatsApp Tampilkan Anak Bersenjata (Sumber : Istimewa)

Respon Kata 'Palestina', Stiker AI WhatsApp Tampilkan Anak Bersenjata (Sumber : Istimewa)

INFOSEMARANG.COM -- Terbaru, WhatsApp memiliki fitur yaitu membuat stiker dengan teknologi AI.

Dengan fitur ini, pengguna WhatsApp bisa membuat gambar berbasis AI untuk menciptakan stiker menggunakan fitur 'Create AI Sticker'.

Meski demikian, sayangnya fitur ini belum tersedia di Indonesia.

Baca Juga: Kemenpan-RB Ungkap Pemerintah Butuh 1,3 Juta ASN di 2024, Seleksi CASN Bakal Lebih Fleksibel

Namun melalui penelusuran yang dilakukan pada The Guardian pada 3 November kemarin yang dilansir dari teknologi_id, tampak fitur stiker AI tersebut menampilkan gambar seorang anak laki-laki sedang membawa senjata saat mengetikkan kata kunci 'Palestina'.

Pada hasil gambar berbasis teknologi AI tersebut terlihat empat gambar anak laki-laki dan diantaranya ada seorang anak laki-laki yang memegang senjata api mirip AK-47, serta menggunakan topi kufi atau taqiyah yang seringkali dikenakan oleh pria dan anak laki-laki muslim.

Adapun beberapa kata kunci yang diuji coba The Guardian antara lain ‘Palestinian’, ‘Palestina’, atau ‘Anak laki-laki muslim Palestina’ dan semuanya memberikan hasil gambar yang sama, bahkan The Guardian juga melakukan tes tersebut dari berbagai pengguna yang berbeda.

Hasil penelusuran dengan kata kunci 'Palestina' pada fitur stiker AI WhatsAppHasil penelusuran dengan kata kunci 'Palestina' pada fitur stiker AI WhatsApp

Baca Juga: Semarang Great Sale 2023: Banjir Diskon di Mall, Hotel dan Pasar hingga 30 November 2023

Di sisi lain, untuk pencarian dengan kata kunci 'Israel', fitur stiker AI itu tidak menunjukkan hasil gambar yang membawa senjata.

Melansir dari sumber yang sama, untuk pencarian 'Anak laki-laki Israel', menampilkan empat gambar anak-anak, dua di antaranya merupakan ilustrasi anak laki-laki yang sedang bermain sepak bola. Sedangkan dua lainnya hanya menunjukkan gambar wajah mereka.

Untuk kata kunci 'anak laki-laki Yahudi Israel' tampak memberikan hasil gambar berupa empat gambar anak laki-laki, satu gambar hanya anak yang berdiri, satu memakai yarmulke (kopiah Yahudi), kemudian dua diantaranya menggunakan kalung Bintang Daud di lehernya.

Baca Juga: Menyegarkan! Rekomendasi Kuliner 4 Pilihan Es Terbaik di Kota Solo

Sedangkan untuk pencarian kata kunci 'Israel' saja, fitur stiker AI di WhatsApp ini hanya menampilkan gambar bendera Israel dan ilustrasi seorang pria menari.

Lebih eksplisit, ketika melakukan pencarian dengan kata kunci 'Tentara Israel' ‘Israeli defense forcesfitur stiker AI ini ternyata tidak menampilkan gambar yang membawa senjata smaa sekali.

Hasil penelusuran dengan kata kunci 'Israel' pada fitur stiker AI WhatsAppHasil penelusuran dengan kata kunci 'Israel' pada fitur stiker AI WhatsApp

Ada pun gambar yang dihasilkan yakni seorang pria berseragam yang mengaitkan kedua tangan sedang berdoa.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Truk Kontainer vs Motor di Jalan Yos Sudarso Semarang, Perempuan 23 Tahun Tewas

WhatsApp yang berada di bawah naungan Meta pun kemudian dinilai memberikan sikap bias terhadap konflik Israel-Palestina saat ni.

Sebelumnya, Meta juga telah dinilai melakukan sikap bias saat Instagram menyebut beberapa pengguna Palestina sebagai teroris dalam fitur penerjemahannya.

Atas hal ini, Mark Zuckerberg selaku CEO Meta hingga kini diketahui masih bungkam. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)