PSSI Bolehkan Kibarkan Bendera Palestina, tapi Larang Hal Ini!

Andika Bahrudin
Selasa 07 November 2023, 12:34 WIB
Salah satu bentuk dukungan untuk Palestina datang dari penggemar sepak bola di Indonesia. PSSI membolehkan mengibarkan bendera Palestina saat pertandingan.

Salah satu bentuk dukungan untuk Palestina datang dari penggemar sepak bola di Indonesia. PSSI membolehkan mengibarkan bendera Palestina saat pertandingan.

INFOSEMARANG.COM -- Salah satu dukungan untuk Palestina yang tengah berkonflik dengan Israel di Gaza dilakukan oleh PSSI. Hal ini seiring banyaknya jumlah korban jiwa konflik Hamas dan Israel di Gaza.

Salah satu bentuk dukungan datang dari penggemar sepak bola di Indonesia. PSSI membolehkan mengibarkan bendera Palestina saat pertandingan.

PSSI memperbolehkan artibut atau bendera-bendera Palestina tersebut dikibarkan di dalam stadion selama berjalannya laga.

Baca Juga: Aksi Bela Palestina, Sejumlah Selebriti Ikut Putihkan Kawasan Monas

PSSI sudah berkoordinasi dengan FIFA untuk Kibarkan Bendera Palestina

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan FIFA agar bendera Palestina diperbolehkan untuk berkibar dalam kompetisi di bawah naungan FIFA.

Erick menilai, FIFA tidak mempermasalahkan pengibaran bendera Palestina tersebut. Hal itu menjadi bentuk dukungan pada kemanusiaan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM).

"FIFA menghargai kebebasan berekspresi. Apalagi pada perlindungan HAM dan kemanusiaan. Ini terutama dalam konteks pengibaran bendera Palestina. Jadi PSSI dalam hal ini menegaskan tidak ada pelarangan apalagi sanksi," kata Erick, dikutip dari laman resmi PSSI.

Ketua Komite Hukum PSSI Ahmad Riyadh juga menegaskan bahwa bendera Palestina boleh berkibar selama pertandingan. Riyadh mempersilakan seluruh pendukung untuk menyerukan solidaritas terhadap Palestina dari bangku dan tribun stadion.

Menurutnya, hal tersebut sama seperti apa yang terjadi di sejumlah liga lain di penjuru dunia, yang mana para penggemar bola membentangkan bendera dan spanduk dukungan kepada Palestina.

Meski begitu, Riyadh meminta agar pendukung sepakbola tidak menerobos masuk ke lapangan atau yang dikenal sebagai pitch invasion lantaran melanggar peraturan dBentuk Dukungan terhadap Palestina, PSSI: Mengibarkan Bendera "Yes," Tetapi Tidak Menerobos Lapangan

Dukungan yang tumbuh untuk Palestina meningkat seiring dengan bertambahnya korban jiwa dalam konflik antara Hamas-Israel di Gaza. Banyak kalangan masyarakat berbagai cara untuk mengekspresikan dukungan mereka terhadap Palestina.

Salah satu bentuk dukungan datang dari penggemar sepakbola di Indonesia yang mengibarkan bendera Palestina saat pertandingan. PSSI memperbolehkan bendera Palestina ini dikibarkan di dalam stadion selama pertandingan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah berkoordinasi dengan FIFA agar bendera Palestina dapat dikibarkan dalam kompetisi yang diawasi oleh FIFA. Erick Thohir menganggap FIFA tidak mempermasalahkan pengibaran bendera Palestina ini karena dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga: Benarkah Jika Palestina Merdeka Dunia Segera Kiamat? Begini Penjelasannya

Ketua Komite Hukum PSSI, Ahmad Riyadh, juga menegaskan bahwa bendera Palestina boleh dikibarkan selama pertandingan. Ahmad Riyadh mengizinkan para pendukung untuk mengekspresikan solidaritas terhadap Palestina dari bangku dan tribun stadion, seperti yang dilakukan di banyak liga sepakbola di seluruh dunia.

Namun, ia menekankan agar pendukung sepakbola tidak menerobos lapangan atau melakukan "pitch invasion," karena hal ini melanggar peraturan dan mengancam keselamatan. Ahmad Riyadh juga menegaskan bahwa PSSI memiliki komitmen kuat terhadap Palestina dan menjalin kerja sama dengan Federasi Sepakbola Palestina.

Erick Thohir bahkan menawarkan Indonesia sebagai kandang bagi Palestina untuk menjamu Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November 2023 sebagai tanda komitmen yang lebih lanjut.an keselamatan.

"Perlu digarisbawahi bahwa setiap bentuk pitch invasion itu dilarang. Apalagi saat ini kita sedang melakukan transformasi setelah Tragedi Kanjuruhan di mana disiplin soal kode keamanan dan keselamatan adalah hal yang mutlak. Karena itu penonton menyerbu masuk ke lapangan tidak diperkenankan," ucap Riyadh.

Riyadh menambahkan, komitmen PSSI kepada Palestina tak perlu diragukan lagi sampai saat ini.

Menurutnya, PSSI dan Federasi Sepakbola Palestina memiliki relasi spesial dengan rutin menggelar kerja sama dan uji coba. Bahkan, Riyadh mengatakan, Erick Thohir menawarkan Indonesia sebagai kandang Palestina untuk menjamu Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November 2023 ini.

Baca Juga: Regulasi FIFA dan PSSI Mengenai Pelarangan Bendera Palestina di Tribun Sepak Bola

"Soal komitmen PSSI pada Palestina tak perlu diragukan. Seperti yang diucapkan oleh Ketum PSSI, kandang Indonesia adalah kandang Palestina juga!" tutur Riyadh.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)