Benjamin Netanyahu Ungkap Israel Akan Mengambil Alih Gaza Setelah Perang

Galuh Prakasa
Selasa 07 November 2023, 13:46 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menolak gencatan senjata tanpa pembebasan tawanan dan akan mengambil alih keamanan keseluruhan Gaza setelah perang. (Sumber : X/@netanyahu)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menolak gencatan senjata tanpa pembebasan tawanan dan akan mengambil alih keamanan keseluruhan Gaza setelah perang. (Sumber : X/@netanyahu)

INFOSEMARANG.COM -- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan penolakannya terhadap gencatan senjata di Gaza sampai Hamas membebaskan tawanan-tawanan.

Meskipun begitu, ia menyatakan kesiapannya untuk "jeda taktis kecil" yang memungkinkan pergerakan orang dan bantuan.

"Tidak akan ada gencatan senjata umum di Gaza tanpa pembebasan tawanan-tawanan kami. Mengenai jeda taktis kecil, seperti satu jam di sini, satu jam di sana - kita sudah mengalaminya sebelumnya. Saya kira kita akan memeriksa situasi untuk memungkinkan barang-barang kemanusiaan masuk atau pembebasan tawanan-tawanan kami. Namun, saya tidak yakin akan ada gencatan senjata umum," ujar Netanyahu dalam wawancaranya dengan ABC News.

Komentar Netanyahu muncul di tengah tekanan internasional untuk mengakhiri serangan Israel di Gaza yang merupakan respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober dan telah menewaskan sekitar 1.405 orang, sebagian besar adalah warga sipil menurut pejabat Israel.

Baca Juga: 10 Pose Foto ASN yang Dilarang di Tahun Politik Jelang Pemilu 2024, Hanya 1 Pose yang Diperbolehkan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, pada hari Senin mendesak gencatan senjata dan memperingatkan bahwa Gaza telah menjadi "kuburan massal bagi anak-anak."

Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel, mendesak Netanyahu untuk menyetujui "jeda kemanusiaan" guna memungkinkan bantuan masuk ke enklaf tersebut, meskipun tetap mendukung penolakan pemimpin Israel terhadap gencatan senjata penuh.

Pada hari Senin, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah "berkoordinasi" dengan Yordania untuk mengirimkan pasokan medis mendesak dan makanan melalui udara ke rumah sakit lapangan Yordania di enklaf tersebut.

Selama perang berbulan-bulan ini, setidaknya 10.022 warga Palestina, termasuk lebih dari 4.100 anak-anak, tewas di Gaza, menurut kementerian kesehatan di enklaf yang dikuasai Hamas.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Truk Kontainer vs Motor di Jalan Yos Sudarso Semarang, Perempuan 23 Tahun Tewas

Pada hari Senin, Netanyahu menyatakan bahwa setiap kehilangan nyawa warga sipil merupakan "tragedi," namun ia membantah jumlah kematian yang dilaporkan, dengan mengatakan bahwa jumlah tersebut termasuk "beberapa ribu" pejuang Palestina.

Ia juga menuduh Hamas menggunakan penduduk Gaza sebagai perisai manusia.

Netanyahu juga mengusulkan bahwa Israel akan mengambil alih keamanan Gaza secara keseluruhan setelah perang berakhir.

“Saya pikir Israel, untuk jangka waktu yang tidak terbatas… memikul tanggung jawab keamanan secara keseluruhan karena kita telah melihat apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tanggung jawab keamanan tersebut,” kata Netanyahu.

“Ketika kita tidak mempunyai tanggung jawab keamanan, yang kita alami adalah meletusnya teror Hamas dalam skala yang tidak dapat kita bayangkan.”***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)