11 Profesi yang Bisa Segera Digantikan Robot, Masih Mau Kerja Ini?

Elsa Krismawati
Senin 07 Agustus 2023, 13:10 WIB
Ilustrasi | 8 ketrampilan digital yang bakal dicari di masa depan. (Sumber : Pexels/Mikhail Nilov)

Ilustrasi | 8 ketrampilan digital yang bakal dicari di masa depan. (Sumber : Pexels/Mikhail Nilov)

INFOSEMARANG.COM-- Simak berikut 11 Pekerjaan yang Terancam oleh Robot

Era perkembangan teknologi yang pesat, banyak pekerjaan yang terancam digantikan oleh robot.

Perubahan ini dapat menyebabkan daerah dengan banyak orang yang memiliki keterampilan rendah mengalami dampak ekonomi yang lebih lemah dan tingkat pengangguran yang lebih tinggi.

Baca Juga: Rekomendasi Bisnis Pemula untuk Anak Muda yang Menjanjikan, Dijamin Cuan Banyak!

dilansir infosemarang.com dari Computerhope Berikut adalah 10 pekerjaan yang diprediksi akan digantikan oleh robot:

1. Perakitan dan Pekerja Pabrik

Industri manufaktur besar kini mengandalkan robot untuk melakukan proses perakitan produk dalam jumlah besar.

Baca Juga: Prediksi 10 Formasi CPNS 2023 di Kemenkumham untuk Lulusan SMA Sederajat, Persiapkan Diri dengan Baik!

Robot-robot seperti Baxter dan Sawyer dari Rethink Robotics dapat diprogram dengan mudah tanpa memerlukan teknisi terampil.

Pekerjaan ini tidak lagi membutuhkan banyak teknisi untuk memprogram robot karena robot dapat melakukan tugas-tugas tersebut.

2. Supir Bus, Taksi, dan Truk

Baca Juga: Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja, Tetap Bisa Diisi dengan Hal Ini, Ikuti Tipsnya

Kendaraan otonom semakin populer dan dapat mengancam pekerjaan supir bus, taksi, dan truk.

Mobil otonom memungkinkan kendaraan beroperasi tanpa adanya pengemudi manusia, mengancam pekerjaan dalam industri transportasi.

3. Operator Telepon, Telemarketer, dan Resepsionis

Baca Juga: Ssst! Ini Bocoran Persyaratan Formasi Jaksa di Rekrutmen CPNS Kejaksaan 2023, Minimal IPK, Usia dan Tinggi Badan

Kemajuan teknologi voice recognition memungkinkan perusahaan untuk menggantikan peran manusia dalam pekerjaan operator telepon, telemarketer, dan resepsionis.

4. Kasir

Penggunaan self-checkout di sejumlah toko mengurangi kebutuhan akan kasir manusia.

Baca Juga: Fitur Baru Portal SSCASN, Informasi Jabatan PPPK Tenaga Kesehatan 2023 Bakal Dicantumkan, dari Tugas hingga Gaji

Pembeli dapat melakukan pengecekan dan pembayaran barang sendiri tanpa bantuan kasir.

5. Teller dan Pegawai Bank

Kemajuan teknologi keuangan, termasuk penggunaan uang digital seperti Bitcoin, membuat nasabah dapat melakukan transaksi dari gadget mereka tanpa perlu mengunjungi kantor bank.

Hal ini dapat mengancam pekerjaan teller dan pegawai bank.

Baca Juga: Ayah Korban Mahasiswa UI yang Tewas di Tangan Senior Harap Pelaku Dihukum Mati

6. Pekerja Pengemasan dan Gudang

Perusahaan seperti Amazon telah menggunakan robot di gudang mereka untuk melakukan pekerjaan pengemasan dan pemindahan barang yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

7. Pekerja Farmasi

Baca Juga: 7 Cara Sederhana dan Efektif untuk Membuat CV Milikmu Terlihat Menonjol Dibanding yang Lain

Beberapa apotek telah menggantikan teknisi farmasi dengan robot untuk memproses resep pelanggan.

Robot ini membantu mengurangi kesalahan dan membutuhkan ruang kecil untuk beroperasi.

8. Pengumpul Informasi

Baca Juga: Daftar Pekerjaan Tanpa Ijazah dengan Gaji Fantastis dan Masa Depan Menjanjikan, Kini Banyak Dicari!

Beberapa firma hukum menggunakan robot riset dan pengacara e-discovery untuk menggantikan peran paralegal dan staf lainnya.

Robot dapat menyisir jutaan dokumen untuk menemukan informasi yang relevan berdasarkan kata kunci.

9. Analis Keuangan

Baca Juga: 5 Hard Skill Menjanjikan di Bidang Teknologi, Bakal Terus Dibutuhkan untuk Masa Depan

Sejumlah analis keuangan digantikan oleh komputer yang dirancang untuk menganalisis data keuangan dan menemukan pola serta tren secara otomatis.

Robot ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi dan mengidentifikasi peluang atau risiko keuangan.

10. Pilot

Baca Juga: Prediksi 10 Formasi CPNS 2023 di Kemenkumham untuk Lulusan SMA Sederajat, Persiapkan Diri dengan Baik!

Penggunaan drone otonom dalam militer AS telah membuktikan kemampuannya dalam melakukan pengawasan dan bahkan serangan tanpa bantuan manusia.

Kemajuan teknologi drone ini dapat mengancam pekerjaan pilot dalam beberapa konteks, termasuk penerbangan kargo.

11. Bartender

Beberapa perusahaan telah mengembangkan sistem untuk menggantikan bartender dalam menyajikan minuman.

Baca Juga: Guys! Ini Lho Formasi CPNS Kejaksaan Bagi Lulusan SMA SMK Sederajat, Bocoran Syarat Umum dan Khusus, Hingga Usia

Layanan seperti Briggo bahkan menggunakan robot untuk menciptakan minuman populer atau bereksperimen dengan minuman baru.

Perkembangan teknologi dan otomatisasi memberikan tantangan baru bagi banyak pekerjaan tradisional.

Masyarakat perlu beradaptasi dengan perubahan ini dan mencari peluang untuk meningkatkan keterampilan agar tetap relevan dalam dunia kerja yang semakin berkembang ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)