Ayah Korban Mahasiswa UI yang Tewas di Tangan Senior Harap Pelaku Dihukum Mati

Elsa Krismawati
Senin 07 Agustus 2023, 12:04 WIB
Potret ayah Muhamad Naufal Zidan, Mahasiswa UI yang tewas di tangan senior (Sumber : facebook mas ibi)

Potret ayah Muhamad Naufal Zidan, Mahasiswa UI yang tewas di tangan senior (Sumber : facebook mas ibi)

INFOSEMARANG.COM - Permintaan agar polisi menjatuhkan hukuman mati terhadap tersangka, yang diajukan oleh ayah korban, Mahasiswa UI yang ditemukan tewas di kamar indekosnya, telah menimbulkan kontroversi.

Kelompok keluarga korban merasa bahwa tindakan tersangka, Altafasalya Ardnika Basya (AAB), yang dinilai tega telah mengambil nyawa anak mereka dengan cara yang tidak manusiawi, tidak dapat diterima dengan sekadar permohonan maaf.

Shohibi Arif, ayah korban, menyatakan keinginannya agar tersangka dikenai hukuman mati sebagai balasan yang setimpal untuk perbuatannya.

Baca Juga: 7 Cara Sederhana dan Efektif untuk Membuat CV Milikmu Terlihat Menonjol Dibanding yang Lain

Terlebih lagi, karena tersangka adalah seorang mahasiswa tingkat atas di UI, tindakannya dianggap lebih tidak pantas.

Shohibi menolak permohonan maaf yang diajukan oleh tersangka setelah peristiwa keji tersebut terjadi di kamar kos anaknya pada Rabu lalu.

Baginya, tindakan yang telah dilakukan oleh tersangka sudah melewati batas dan tidak dapat dimaafkan, terutama karena tersangka telah merencanakan niat jahatnya meskipun mereka berdua adalah Mahasiswa UI.

Baca Juga: Daftar Pekerjaan Tanpa Ijazah dengan Gaji Fantastis dan Masa Depan Menjanjikan, Kini Banyak Dicari!

"Karena tidak pantas dan tidak seharusnya ada di Indonesia, terutama sebagai Mahasiswa UI, seharusnya tempatnya bagi mahasiswa yang berkelas, pintar, sedangkan dia telah melakukan perbuatan yang tidak baik," ujar Shohibi Arif.

Muhammad Naufal Zidan, Mahasiswa UI asal Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban pembunuhan oleh seniornya sendiri pada Rabu, 2 Agustus 2023 yang lalu.

Sebelumnya, diketahui bahwa korban terlihat tiba di rumah kos bersama pelaku berdasarkan rekaman video dari CCTV.

Baca Juga: 5 Hard Skill Menjanjikan di Bidang Teknologi, Bakal Terus Dibutuhkan untuk Masa Depan

Tanpa curiga, korban mengajak pelaku masuk dan berbincang di dalam kamarnya.

Namun, tiba-tiba, korban diserang menggunakan pisau lipat yang telah disiapkan sebelumnya oleh pelaku yang berpura-pura akan pulang.

Walaupun korban sempat berusaha melawan, akhirnya nyawa temannya berhasil diambil oleh pelaku.

Baca Juga: Aman di Kantong, 5 Rekomendasi Hotel Murah Semarang Tebaru 2023, Lokasi Strategi, dengan Fasilitas Mumpuni!s

Tersangka, yang merupakan kakak tingkat di Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia, mengakui bahwa aksinya terinspirasi dari sebuah film.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku membuang jenazah korban di bawah tempat tidur dengan membungkusnya menggunakan plastik sampah.

Motif dari pembunuhan tersebut ternyata timbul dari rasa iri atas keberhasilan investasi dan kepemilikan barang berharga milik korban.

Baca Juga: Guys! Ini Lho Formasi CPNS Kejaksaan Bagi Lulusan SMA SMK Sederajat, Bocoran Syarat Umum dan Khusus, Hingga Usia

Sebelumnya, tersangka mengalami kerugian sebesar Rp80 juta dalam investasi online dan terlibat dalam utang pinjaman online (pinjol).

Dia bermaksud menguasai barang-barang berharga milik korban untuk melunasi hutangnya yang sebesar Rp15 juta.

Kasus ini telah menarik perhatian publik karena melibatkan dua Mahasiswa UI dan berbagai aspek tragis yang menyertainya.

Baca Juga: Pentingnya Bikin Rencana Keuangan Bulanan, Ini 7 Langkah yang Harus Ditempuh!

Polisi juga telah mengungkap sejumlah fakta, bisa dilihat dalam artikel "7 Fakta Mencengangkan Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI, Salah Satunya Motif Pelaku Karena Terlilit Pinjol".

Demikian informasi terbaru dari kasus pembunuhan mahasiswa UI oleh seniornya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)