Fakta-fakta Kasus Zhafira Devi Liestiatmaja, Selebgram Asal Semarang Pembuang Bayi di Bandara Ngurah Rai Bali

Elsa Krismawati
Minggu 29 Oktober 2023, 18:03 WIB
Zhafira Devi Liestiatmaja, selebgram asal Semarang ini terbukti membunuh bayi yang ia lahirkan sendiri lalu membuang jasadnya di Bandara Ngurah Rai, Bali. (Sumber : Instagram @journalist_bali)

Zhafira Devi Liestiatmaja, selebgram asal Semarang ini terbukti membunuh bayi yang ia lahirkan sendiri lalu membuang jasadnya di Bandara Ngurah Rai, Bali. (Sumber : Instagram @journalist_bali)

INFOSEMARANG.COM - Sebelumnya, terdapat insiden penemuan mayat bayi di Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali.

Pelaku diketahui bernama Zhafira Devi Liestiatmaja alias ZDL.

Zhafira Devi Liestiatmaja dikenal sebagai sosok wanita yang berprofesi sebagai model dan selebgram yang kerap menerima endorsement dari dari luar negeri.

Baca Juga: Kenali Love Language Pasangan, Kunci Hubungan Makin Harmonis

Sebelumnya, jasad bayi laki-laki tersebut ditemukan oleh petugas kebersihan pada hari Minggu (15/10/2023) di area parkir premium, tepatnya di sebelah barat terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali.

Polres Kawasan Ngurah Rai Badung, Bali lantas bekerja sama dengan Polrestabes Semarang dan berhasil mengamankan ZDL di rumahnya.

Berikut ini fakta-fakta kasus tersebut, dirangkum Infosemarang.com :

Baca Juga: Ini Tanda-tanda Pasangan Enggan Jalin Komitmen Lebih Serius, Pacar Anda Termasuk?

1. Pelaku Terekam di CCTV

Setelah membunuh bayinya, ZDL memesan sebuah taksi online menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.

ZDL terlihar membuang kantong plastik warna putih.

2. Bayi di Bunuh Setelah dilahirkan di Hotel

Bayi malang tersebut, dibunuh ZDL usai wanita berusia 28 tahun itu melahirkan di Hotel.

Baca Juga: Cara Atasi Silent Treatment dari Pasangan, Kenali Dulu Penyebabnya, Bisa Berubah?

Sejak pukul 03.00 WITA, ZDL mengalami kontraksi, dan pukul 08.00 WITA akhirnya melahirkan anaknya di kamar mandi.

Untuk menghilangkan tangisan sang bayi, pelaku menyiramkan air pada anaknya yang berjenis kelamin laki-laki, dan membenamkan bayi tersebut di kloset.

3. ZDL Tak Tahu Siapa Ayah Bayinya

Karena kebiasaan bergonta-ganti pasangan wanita asal Semarang itu tak tahu siapa ayah dari bayinya.

Kehamilannya itu diketahui ZDL sejak bulan januari 2023.

Baca Juga: Sering Silent Treatment Pasangan Saat Marah? Ini 5 Dampak Buruknya Bagi Hubungan

Saat bersama pasangannya asal Singapura berisinial J, ZDL mengaku tengah datang bulan sehingga tidak melakukan hubungan badan.

ZDL tak ingin pacar barunya tahu ia sedang hamil lantaran ingin serius dengan pacarnya tersebut.

Itu tadi sejumlah fakta-fakta kasus pembunuhan dan pembuangan bayi yang dilakukan Zhafira Devi Liestiatmaja di Bandara Ngurah Rai, Bali.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)