Cara Atasi Silent Treatment dari Pasangan, Kenali Dulu Penyebabnya, Bisa Berubah?

Elsa Krismawati
Minggu 29 Oktober 2023, 16:25 WIB
ilustrasi : pasangan yang suka memberi silent treatment (Sumber : freepik)

ilustrasi : pasangan yang suka memberi silent treatment (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Jika Anda memiliki pasangan yang ketika marah malah diam, enggan bicara bahkan mengabaikan Anda, kondisi ini disebut dengan silent treatment.

Lantas bagaimana cara kita untuk menghadapi kondisi tersebut? Berikut ulasannya.

Penyebab Silent Treament

Menurut laporan dari Medical News Today, terdapat beberapa alasan mengapa seseorang mungkin memilih untuk memberikan silent treatment kepada orang lain.

Baca Juga: Sering Silent Treatment Pasangan Saat Marah? Ini 5 Dampak Buruknya Bagi Hubungan

Salah satu penyebab pertama adalah untuk menghindari masalah.

Terkadang, seseorang mungkin merasa tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk mengatasi masalah yang muncul di hadapannya, sehingga mereka mengambil langkah diam.

Perlakuan diam juga bisa menjadi bentuk ekspresi saat seseorang merasa marah dan kesulitan mengungkapkannya secara verbal.

Namun, menghadapi silent treatment bukanlah hal yang mudah.

Baca Juga: PSIS Semarang vs Persija Jakarta, BRI Liga 1, H2H, Susunan Pemain, dan Link Live Streaming

Meskipun begitu, ada beberapa strategi yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi situasi ini.

Cara Atasi Silent Treatment

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda coba:

1. Jelaskan Situasi dengan Jujur

Untuk menghadapi perlakuan ini, cobalah menjelaskan situasi kepada orang yang melakukan silent treatment dengan jujur.

Anda bisa mengatakan, "Saya tahu bahwa saat ini Anda mungkin tidak ingin berbicara dengan saya. Namun, saya yakin bahwa komunikasi yang terbuka adalah kunci untuk menyelesaikan konflik."

Baca Juga: Saling Bertukar Password dengan Pacar, Pentingkah?

Pernyataan seperti ini dapat membantu mengingatkan mereka bahwa diam tidak akan membantu menyelesaikan masalah.

2. Gunakan Pernyataan dengan Kata "Saya"

Penggunaan kata "saya" dalam komunikasi dengan orang lain dapat membantu menekankan perasaan atau keyakinan Anda.

Anda dapat mencoba mengungkapkan perasaan Anda dengan pernyataan seperti, "Saya merasa sedih ketika Anda memilih untuk tidak berbicara. Saya ingin mencari cara untuk menyelesaikan konflik ini bersama."

3. Validasi Perasaan Mereka

Langkah lain dalam menghadapi silent treatment adalah mendengarkan dan meminta orang tersebut untuk berbicara tentang perasaannya.

Ini dapat membantu membuka dialog untuk menyelesaikan konflik tanpa mengkritik atau memberikan saran.

Baca Juga: Mengatasi Konflik: 6 Teknik De-Eskalasi untuk Meredakan Ketegangan

Hanya dengan mendengarkan dengan empati, Anda bisa membantu mereka merasa didengar.

4. Meminta Maaf Jika Perlu

Silent treatment adalah cara seseorang merespons tindakan atau perkataan Anda.

Jadi, jangan menyalahkan diri sendiri secara berlebihan jika seseorang memilih untuk diam.

Tetapi jika Anda menyadari bahwa perilaku Anda mungkin telah menyakiti mereka secara tidak sengaja, meminta maaf bisa menjadi langkah yang baik untuk memulihkan hubungan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Buruk yang Menjauhkanmu dari Kebahagiaan

5. Berikan Waktu Bagi Mereka untuk Memproses Emosi

Menurut psikolog Ikhsan, diam sering digunakan sebagai cara seseorang untuk mengungkapkan emosinya, terutama kemarahan.

Biarkan mereka memiliki waktu untuk meresapi dan mengatasi emosi mereka.

Ajak mereka untuk berbicara setelah beberapa waktu ketika mereka lebih tenang.

Baca Juga: Mendalami Kepribadian ISFJ, Sosok Introvert yang Bertanggung Jawab dan Humble

Menghadapi silent treatment dalam hubungan memang bisa menantang, tetapi dengan komunikasi terbuka, pengertian, dan empati, bisa membantu memulihkan hubungan dan mengatasi konflik dengan lebih baik.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)