BPBD Kota Semarang Terus Salurkan Air Bersih, Kemarau Diprediksi Sampai September

Galuh Prakasa
Rabu 30 Agustus 2023, 18:48 WIB
BPBD terus salurkan bantuan air bersih hadapi kekeringan yang diprediksi sampai bulan September. (Sumber : Dok. BPBD Kota Semarang)

BPBD terus salurkan bantuan air bersih hadapi kekeringan yang diprediksi sampai bulan September. (Sumber : Dok. BPBD Kota Semarang)

INFOSEMARANG.COM -- Dalam menghadapi prediksi musim kemarau yang akan berlangsung hingga akhir September, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang aktif memberikan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Penyaluran air bersih ini akan terus ditingkatkan mengingat kemarau diperkirakan akan berlangsung lebih dari sebulan ke depan.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, menyatakan bahwa BPBD telah meningkatkan persediaan air bersih sebagai langkah antisipasi terhadap dampak cuaca El Nino.

Baca Juga: Siaran Langsung Indosiar: Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan Malam Ini, Kick Off 19.00 WIB

Hal ini dilakukan guna membantu warga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.

Berdasarkan data yang ada, terdapat empat wilayah yang rawan mengalami kekeringan, yaitu Kecamatan Tembalang (Rowosari), Kecamatan Banyumanik (Jabungan dan Gedawang), Kecamatan Ngaliyan (Gondoriyo, Wonosari), dan Kecamatan Genuk.
Bantuan Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hingga kini, sudah ada 86 truk tangki air dari dana APBD Kota Semarang dan 13 tangki air bersih dari bantuan CSR yang telah disalurkan kepada warga terdampak.

"Terbanyak air bersih di salurkan ke warga rawan kekeringan seperti di daerah Jabungan, Wonosari, dan Rowosari, sedangkan sebagian kecil di wilayah Genuk. Biasanya untuk keperluan rumah tangga, mulai memasak, dan lainnya," katanya.

Tips Mengatasi Kekeringan dan Bahaya Kebakaran

Baca Juga: Curhat Pasien BPJS Diduga Ditelantarkan di Salah Satu RS Pontianak Viral, Tangan Sampai Membusuk

Dalam situasi musim kemarau yang berkepanjangan, masyarakat dihimbau untuk bijak dalam menggunakan air bersih, terutama untuk kebutuhan rumah tangga.

Penting untuk tidak bersikap boros terhadap air dan selalu menutup kran air yang tidak digunakan.

Selain itu, penting untuk menghindari tindakan-tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti tidak membakar sampah kering tanpa pengawasan hingga benar-benar mati dan tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan.

Karena wilayah yang memiliki banyak ilalang dan sampah kering rentan terhadap kebakaran.

Dengan langkah-langkah preventif dan bantuan air bersih yang tepat, diharapkan masyarakat dapat menjalani musim kemarau dengan lebih aman dan nyaman.

Semua pihak diminta untuk berkontribusi dalam menjaga sumber daya air dan mencegah bencana kekeringan maupun kebakaran yang dapat terjadi akibat kelalaian.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)