FIFA Tetapkan Target Penonton Piala Dunia U-17 Indonesia

Galuh Prakasa
Rabu 20 September 2023, 17:26 WIB
Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-17, FIIFA tetapkan target penonton. (Sumber : fifa.com)

Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-17, FIIFA tetapkan target penonton. (Sumber : fifa.com)

INFOSEMARANG.COM -- Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 dilaporkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kepada Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Rabu, 20 September 2023.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal telah disampaikan oleh Erick kepada Presiden.

Salah satunya adalah harapannya agar Presiden bisa menghadiri pembukaan acara pada tanggal 10 November 2023, yang juga akan dihadiri oleh Presiden FIFA.

Baca Juga: Baru Dibuka! Cara Daftar Akun SSCASN Syarat CPNS dan PPPK 2023

Presiden FIFA, jika jadwalnya memungkinkan, bahkan akan berada di Jakarta pada tanggal 9 November untuk mengunjungi fasilitas pusat pelatihan yang didukung oleh FIFA.

Proyek ini didanai sekitar Rp10 miliar, dan acara peletakan batu pertama dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 22 September mendatang.

Erick juga memberikan penjelasan kepada Presiden mengenai alasan FIFA memilih empat kota sebagai penyelenggara Piala Dunia, yaitu Jakarta, Solo, Bandung, dan Surabaya.

Menurutnya, pemilihan ini sesuai dengan kesepakatan karena FIFA ingin memastikan tingkat keamanan dan ketertiban yang tinggi selama penyelenggaraan acara.

“Tentu ada target-target yang diminta FIFA, terutama dari target penonton dan lain lain,” jelasnya.

Baca Juga: Video Rekaman CCTV SDN 236 Gresik Hilang Usai Kejadian Mata Siswi Dicolok Tusuk Bakso, Dihapus?

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Erick menginformasikan bahwa Presiden menegaskan perlunya melanjutkan pembangunan sepak bola di Indonesia.

Presiden melihat bahwa tim nasional sudah mulai menunjukkan konsistensi, dan beliau berharap agar hal ini dapat berlanjut.

"Presiden juga menginginkan pembenahan sepak bola secara menyeluruh. Kami pernah bekerja sama dengan Kapolri untuk mengatasi masalah hasil negatif dalam dunia sepak bola, seperti pengaturan skor di lapangan," ungkapnya.

Dengan demikian, Erick mendapatkan izin dari Presiden untuk melibatkan tokoh-tokoh publik dalam Satgas Mafia Bola, yang bertujuan untuk memerangi tindakan negatif dalam sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Kecelakaan Motor di Perum Gedawang Banyumanik Semarang, Sebabkan 1 Korban Tewas di Tempat

“Presiden juga menyampaikan pembenahan sepak bola menyeluruh. Memang waktu itu saya pernah bersama Kapolri melakukan kerja sama satgas untuk bagaimana bisa melihat sepak bola kita jangan ada hasil negatif, artinya ada pemainan di lapangan,” ujarnya.

Erick juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengadakan rapat sore ini untuk mengumumkan siapa saja tokoh publik yang akan terlibat dalam upaya percepatan pemberantasan praktik negatif, termasuk pengaturan skor di sepak bola Indonesia.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )