Tanda Hubungan Berpotensi Red Flag, Tetap Lanjut atau Sudahi Secepatnya?

Arendya Nariswari
Senin 30 Oktober 2023, 05:00 WIB
Ilustrasi sepasang kekasih (Sumber : Unsplash/Nathan Dumlao)

Ilustrasi sepasang kekasih (Sumber : Unsplash/Nathan Dumlao)

INFOSEMARANG.COM - Tanda hubungan berpotensi red flag tak jarang kurang disadari oleh sejumlah orang ktika menjalin hubungan asmara.

Dalam dunia percintaan, ada istilah "red flag" yang mengacu pada tanda-tanda bahaya dalam suatu hubungan.

Red flag dapat berupa perilaku, sikap, atau tindakan yang menunjukkan bahwa hubungan tersebut berpotensi tidak sehat atau bahkan berbahaya.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Bapak Anak Membusuk di Jakarta Utara, Respon Istri Korban Linglung

Berikut adalah beberapa tanda-tanda hubungan berpotensi red flag:

  • Pasangan yang suka mengontrol atau posesif

Pasangan yang suka mengontrol atau posesif akan selalu ingin tahu apa yang Anda lakukan, dengan siapa Anda pergi, dan apa yang Anda pikirkan. Mereka mungkin juga mencoba membatasi interaksi Anda dengan orang lain.

  • Pasangan yang tidak jujur atau manipulatif

Pasangan yang tidak jujur atau manipulatif akan sering berbohong atau menyembunyikan sesuatu dari Anda. Mereka juga mungkin mencoba mengendalikan Anda dengan emosi mereka.

  • Pasangan yang kasar atau agresif

Pasangan yang kasar atau agresif akan sering melontarkan kata-kata atau tindakan yang menyakitkan. Mereka juga mungkin melakukan kekerasan fisik.

Baca Juga: Fakta-fakta Kasus Zhafira Devi Liestiatmaja, Selebgram Asal Semarang Pembuang Bayi di Bandara Ngurah Rai Bali

  • Pasangan yang tidak menghormati Anda atau orang-orang penting dalam hidup Anda

Pasangan yang tidak menghormati Anda atau orang-orang penting dalam hidup Anda akan sering merendahkan atau mengejek Anda. Mereka juga mungkin tidak menghargai hubungan Anda dengan keluarga dan teman-teman Anda.

  • Pasangan yang tidak mendukung Anda

Pasangan yang tidak mendukung Anda akan sering menjatuhkan Anda atau membuat Anda merasa tidak berharga. Mereka juga mungkin tidak mendukung impian atau tujuan Anda.

  • Pasangan yang tidak mau berubah

Jika Anda telah mencoba berbicara dengan pasangan Anda tentang perilaku mereka yang tidak sehat, dan mereka tidak mau berubah, maka itu adalah tanda yang jelas bahwa hubungan tersebut berpotensi red flag.

Jika Anda melihat salah satu atau beberapa tanda-tanda di atas dalam hubungan Anda, maka penting untuk waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri Anda.

Baca Juga: Ini Tanda-tanda Pasangan Enggan Jalin Komitmen Lebih Serius, Pacar Anda Termasuk?

Anda dapat mencoba berbicara dengan pasangan Anda tentang perilaku mereka, tetapi jika mereka tidak mau berubah, maka Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan tersebut.

Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi diri Anda dari hubungan berpotensi red flag:

  • Percayalah pada insting Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan suatu hubungan, maka kemungkinan besar ada sesuatu yang tidak beres.
  • Jangan takut untuk meminta bantuan. Jika Anda merasa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat, jangan ragu untuk meminta bantuan dari teman, keluarga, atau profesional.

Ingatlah bahwa Anda berhak untuk mendapatkan hubungan yang sehat dan bahagia. Jika Anda melihat red flag dalam hubungan Anda, maka itu adalah tanda bahwa Anda perlu mengambil langkah untuk melindungi diri Anda.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )