Apa Itu Love Bombing? Waspada Terjebak dengan Pasangan Red Flag

Noorchasanah Anastasia
Sabtu 28 Oktober 2023, 12:47 WIB
Ilustrasi. Pasangan yang kerap memberi hadiah bisa jadi tanda ia pasangan love bombing, waspada! (Sumber : Freepik)

Ilustrasi. Pasangan yang kerap memberi hadiah bisa jadi tanda ia pasangan love bombing, waspada! (Sumber : Freepik)

Wajib waspada pada pasangan yang romantis, perhatian dan mau memberikan segala sesuatu, bisa jadi tindakan love bombing.

INFOSEMARANG.COM - Untuk para pria dan perempuan, wajib waspada jika bertemu seseorang 'love bombing', mereka bagian dari pasangan yang red flag.

Love bombing adalah sebuah tindakan fisik maupun verbal berupa kasih sayang yang berlebihan kepada pasangan, dikutip dari klikdokter.

Orang yang melakukan love bombing ini biasanya sering menghujanimu dengan hadiah, perhatian atau kata-kata sayang yang dianggap terlalu berlebihan.

Baca Juga: Apa Itu Suami Dayyuts? Rela Diselingkuhi Istri Bisa Jadi Pertanda

Bukankah terlihat bagus dan menyenangkan? Jangan salah ya, love bombing ini merupakan perilaku berlebihan yang biasanya dilakukan sosiopat, narsistik dan manipulator.

Mereka yang melakukan love bombing bisa saja memanipulasi hubungan demi mendapat apa yang mereka mau. Terkadang, mereka yang terbuai dengan pasangan love bombing tidak menyadari bahayanya dan justru merasa nyaman.

Menurut psikolog, Ikhsan Bella Persada, love bombing bisa membuatmu tertekan karena kamu akan merasa dikontrol oleh pasangan. Di sisi lain, kamu menganggap love bombing ini sebagai bentuk kasih sayang sehingga sulit melepas hubungan yang sebenarnya tak sehat.

Lalu bagaimana cara melepaskan diri dari jeratan love bombing?

Baca Juga: Apa Itu Lavender Marriage? Jangan Lakukan Hanya Demi Rahasiakan Orientasi Seksual

Kenali ciri-ciri love bombing terlebih dahulu. Bisa konsultasi atau cerita kepada orang terpercaya untuk membantu secara mental agar sifat manipulatif bisa segera hilang.

Jika kamu sebagai orang yang terbuai dengan love bombing, sebaiknya pikirkan ulang sebelum terjebak semakin lama di hubungan ini.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )