Bagaimana Cara Menghadapi Free Rider dalam Tugas Kelompok? Bisa dengan Lakukan Hal Ini

Elsa Krismawati
Minggu 22 Oktober 2023, 20:37 WIB
ilustrasi : cara menghadapi free rider (Sumber : freepik)

ilustrasi : cara menghadapi free rider (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Jika sudah diberi tugas kelompok, masalah paling umum yang dihadapi adalah adanya anggota yang malas berkontribusi.

Ujung-ujungnya, cuma ingin menikmati hasil jadi, yang biasa disebut free rider.

Ya, free rider atau penumpang gratis biasa diartikan kekinian sebagai orang yang hanya ingin mencari keuntungan.

Baca Juga: Ini 5 Cara Hadapi Bos Genit di Tempat Kerja, Biar Kapok!

Padahal, kontribusi mereka dalam tim ataupun kelompok sangatlah kecil, bahkan bisa dibilang tidak ada sama sekali.

Karena kehadiran sosok free rider inilah, kerja sama tim atau kelompok gak maksimal!

Nah kira-kira bagaimana cara menghadapi seorang free rider?

Baca Juga: 6 Tipe Orang Yang Perlu Dihindari, Bisa Kuras Emosi! Apakah Temanmu Termasuk?

Dilansir dari berbagai sumber, coba lakukan beberapa hal berikut ini!

1. Bangun Komunikasi Baik di Dalam Kelompok

Jika kebetulan kamu sebagai leader dalam tugas kelompok, bangunlah komunikasi yang kondusif diantara kalian.

Usahakan untuk tetap menjaga komunikasi secara intensif antar anggota, sekaligus terbuka satu sama lain.

Baca Juga: Cara Menghadapi Pasangan yang Kerap Mengungkit Masa Lalu, Jangan Cemburu Buta, Coba Lakukan Hal Ini!

Manfaatkan fitur grup chat aplikasi pesan seperti line, WA, telgram, semaksimal mungkin.

2. Buat Pembagian Tugas yang Jelas

Buatlah perencanaan dan pembagian tugas dengan jelas dan sesuai dengan keahlian yang dikuasai masing-masing.

Pastikan dalam membagi tugas tersebut, kamu dan kelompok saling berdiskusi dan melibatkan satu sama lain.

Baca Juga: 5 Cara Bersikap Ketika Keberadaanmu Tak Pernah Dianggap di Linkungan Pertemanan

3. Membuat Deadline

Setelah tugas masing-masing anggota kelompok dibagikan, buatlah tenggat waktu atau deadline dalam menyelesaikan tugas.

Hal ini bertujuan agar setiap anggota berkomitmen dan mau untuk diajak kerja sama.

Baca Juga: Ingin Punya Gaya Hidup Minimalis? Coba Terapkan 5 Langkah Ini Sekarang Juga!

4. Laporkan kemajuan secara berkala

Mintalah laporan dari masing-masing anggota sudah sejauh mana tugas mereka dikerjakan.

Hal ini bisa membantu kamu untuk melacak tugas kelompok dan perkembangannya.

Bisa berfungsi untuk memotivasi mereka yang kurang aktif ataupun yang mulanya merasa malas dalam mengerjakan tugas.

Baca Juga: Secara Fisik Masih Bagus, Apakah Aman Memakai Bedak Kedaluwarsa?

5. Bersikap tegas!

Sebagai ketua kelompok sebaiknya kamu bersikap tegas pada orang yang tidak melakukan kewajibannya!

Jangan segan untuk tidak mencantumkan namanya dalam project.

Biasanya, free rider akan senang dengan orang-orang yang bersikap lunak dalam kelompok karena mereka merasa tidak begitu diawasi sehingga bisa leluasa bermalas-malasan.

Baca Juga: Tak Selalu Berjalan Mulus, Ini Deretan Usaha Gibran Rakabuming yang Berujung Gulung Tikar

Ingatlah bahwa keberlangsungan kelompok bukan menjadi tugas satu-dua individu saja, melainkan tanggung jawab bersama.

Nah itulah cara menghadapi sosok free rider yang bisa kamu lakukan! ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)