Sering Terlihat Sedih Ciri-Ciri Orang Pernah Mengalami Depresi Berat? Periksa Faktanya!

Galuh Prakasa
Selasa 10 Oktober 2023, 14:00 WIB
Ilustrasi | Sering terlihat sedih salah satu ciri orang pernah depresi berat. (Sumber : Unsplash/@AlexanderKrivitskiy)

Ilustrasi | Sering terlihat sedih salah satu ciri orang pernah depresi berat. (Sumber : Unsplash/@AlexanderKrivitskiy)

INFOSEMARANG.COM -- Orang yang telah pulih dari depresi berat lebih sering memproses informasi negatif dan kurang memproses informasi positif, sehingga meningkatkan risiko mereka untuk mengalami kambuh, menurut penelitian yang diterbitkan oleh American Psychological Association.

"Temuan kami menunjukkan bahwa orang yang memiliki riwayat depresi menghabiskan lebih banyak waktu memproses informasi negatif, seperti wajah sedih, dibandingkan dengan informasi positif, seperti wajah bahagia, dan perbedaan ini lebih besar dibandingkan dengan orang sehat tanpa riwayat," kata penulis utama, Alainna Wen, PhD, seorang peneliti pascadoktoral di Anxiety and Depression Research Center di University of California, Los Angeles.

Baca Juga: Bukan Kopi! Ini 10 Minuman yang Efektif Hilangkan Rasa Ngantuk di Jam Kerja

"Karena pemikiran dan suasana hati yang lebih negatif serta pemikiran dan suasana hati yang kurang positif adalah ciri depresi, ini bisa berarti bahwa individu-individu ini memiliki risiko lebih besar untuk mengalami episode depresi lainnya."

Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Psychopathology and Clinical Science.

Depresi berat adalah gangguan mental umum di Amerika Serikat, dengan lebih dari 21 juta orang dewasa melaporkan setidaknya satu episode pada tahun 2020.

Depresi berat dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Meskipun ada pengobatan yang terbukti efektif untuk depresi, tingkat kambuh tetap tinggi, dengan lebih dari 50% individu yang mengalami episode pertama mengalami episode berikutnya dalam dua tahun.

Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk memahami faktor risiko yang terlibat dalam gangguan ini.

Baca Juga: Komentar Menohok Tom Liwafa untuk Pedagang Tanah Abang Protes Ingin Online Shop Ditutup: Dikasih Hati Minta Jantung!

Dalam penelitian ini, para peneliti melakukan meta-analisis dari 44 studi yang melibatkan lebih dari 4.000 peserta dengan dan tanpa riwayat depresi berat.

Hasilnya menunjukkan bahwa individu dengan riwayat depresi berat lebih lambat dalam memproses rangsangan emosional negatif dibandingkan dengan individu sehat.

Hal ini mengindikasikan bahwa mereka memiliki kesulitan dalam mengontrol informasi yang mereka proses.

Temuan ini memiliki implikasi penting untuk pengobatan depresi. Selain mengurangi pemrosesan informasi negatif, strategi untuk meningkatkan pemrosesan informasi positif juga dapat membantu dalam pencegahan kambuhnya depresi.

Artikel: "Biased Cognitive Control of Emotional Information in Remitted Depression: A Meta-Analytic Review," oleh Alainna Wen, PhD, University of California, Los Angeles; Ethan Fischer, BSc, dan Lira Yoon, PhD, University of Maryland Baltimore County; dan David Watson, PhD, University of Notre Dame. Journal of Psychopathology and Clinical Science, diterbitkan online pada 21 Agustus 2023.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)