Komentar Menohok Tom Liwafa untuk Pedagang Tanah Abang Protes Ingin Online Shop Ditutup: Dikasih Hati Minta Jantung!

Arendya Nariswari
Selasa 10 Oktober 2023, 11:35 WIB
Tom Liwafa (Sumber : Instagram/@tomliwafa)

Tom Liwafa (Sumber : Instagram/@tomliwafa)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui, baru-baru ini publik kembali digegerkan dengan protes dari Tanah Abang usai TikTok Shop resmi ditutup oleh pemerintah.

Buan tanpa alasan, pasalnya pedagang Tanah Abang dinilai keterlaluan usai meminta Shopee beserta online shop lainnya juga ditutup seperti TikTok Shop.

Protes ini lantaran para pedagang Tanah Abang merasa usai TikTok Shop ditutup, omzet mereka masih belum naik hingga detik ini.

Baca Juga: SEPAKAT! PUSKOPTI Jawa Tengah Akan Daftarkan Seluruh Anggota dan Pengrajin Tempe Tahu Melalui BPJS Ketenagakerjaan Ungaran

Pengusaha Tom Liwafa belum lama ini melalui akun Instagramnya ikut kesal dan menyuarakan tanggapannya terkait pemberitaan itu.

"Ini cukup membagongkan ya, ini waktunya online shop bersatu, menggerakan sosmed yang ditujukan kepada para pemangku kepentingan di konten-konten semacam ini," ungkap Tom Liwafa.

Ia menyebutkan bahwa sebenarnya dirinya juga memiliki 6 toko besar di Jawa Timur, namun tetap saja orang datang sebab lokasinya yang nyaman untuk pelanggan.

Baca Juga: Link Tes Kepribadian Bawaan atau Innate Personality yang Sedang Viral di Media Sosial

"Saya tu punya 6 toko besar di Jawa Timur, (ada TikTok Shop) orang tetap datang, mungkin tempatnya nyaman ada experience bisa nyoba dan lain sebagainya," imbuhnya.

Tom Liwafa juga mengatakan jika tak mau berbenah tentu saja para pedagang Tanah Abang akan selamanya seperti itu.

Baca Juga: Coach Shin Tae-yong Konfirmasi Bakal Perpanjang Kontrak dengan Timnas Indonesia

"Kalau nggak berbenah selamanya akan kayak gitu, TikTok ditutup apa kemarin langsung rame? Nggak, yaitu dikasih hati minta jantung, yuk viralkan bahwa kita pedagang online shop bisa bersuara, nggak usah demo-demo, viralin aja," pungkasnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )