Jarang Disadari Sesama Wanita, 5 Komentar Body Shaming Berkedok Pujian dan Perhatian, Jangan-jangan Pernah Kamu Lakukan?

Elsa Krismawati
Selasa 18 Juli 2023, 15:41 WIB
5 komentar body shaming yang jarang disadari (Sumber : pixabay.com)

5 komentar body shaming yang jarang disadari (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Setiap wanita pasti selalu ingin tampil cantik, dan senang kalau mendapat pujian atas penampilannya.

Namun, terkadang sesama wanita saja kita tidak sadar loh telah melakukan body shaming.

Niatnya memuji sesama wanita, alih-alih senang, orang yang kita puji malah sakit hati dengan perkataan kita, kok bisa?

Baca Juga: Inara Rusli Pernah Dapat Chat Mesum dari Virgoun, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam Meski Sudah Suami Istri?

Ya, ada beberapa kalimat pujian yang banyak tidak disadari malah menyakiti wanita lain.

Bagi mereka yang menerima komentar pujian namun terkesan menyinggung penampilan mereka dampaknya akan sangat buruk.

Berikut ini dirangkum Infosemarang.com beberapa kalimat seolah pujian, namun dalam waktu yang sama juga menyinggung.

Baca Juga: Hasil Korea Open 2023: Kalahkan Denmark, Pram/Yere Jadi Wakil Pertama Indonesia yang Lolos ke 16 Besar

1. " Kamu cantik, pasti lebih cantik kalau kamu diet dikit deh,"

Disadari atau tidak, perkataan ini merupakan salah satu ungkapan yang paling sering didengar bukan?

Ketika beropini atau berpendapat bila seseorang akan lebih cantik bila memiliki tubuh ideal.

Padahal, masing-masing orang memiliki kenyamanan tersendiri dan berhak menentukan pilihannya.

Baca Juga: Pertama Kali Pegang? Begini Tips Merawat Vespa Klasik, Perhatikan Sistem Pelumasan dan Sistem Pengapian

Meski seolah memuji kecantikannya, namun perkataan di belakangnya itu seolah mungkin saja menyakiti perasaannya.

Jadi disarankan, untuk menghormati tubuh orang lain.

2. "Kok Jerawatan, coba pake ini deh...,"

Percaya atau tidak, pertanyaan ini merupakan hal yang paling mengesalkan bagi mereka acne fighter.

Kita tidak pernah tahu bagaimana perjuangan mereka melakukan berbagai cara untuk menghilangkan jerawat tersebut.

Baca Juga: Rumus 7x3 Mendidik Anak ala Ali bin Abi Thalib, Dijamin Anak Tumbuh dengan Baik

Meski terdengar perhatian, namun sebaiknya jangan dilakukan, karena mereka yang paling tahu kondisinya.

3. "Kamu item aja udah cantik, apalagi kalau putih"

Cantik itu tidak harus selalu putih, setiap orang memiliki karakternya masing-masing.

Tidak ada yang bisa menjamin kalau putih lebih cantik untuknya.

Standar kecantikan setiap orang berbeda, jadi tak perlu memaksakan standar kamu pada orang lain.

Baca Juga: Baim Wong Give Away iPhone di Facebook, Tapi Kok seperti Prank?

4. "Pake baju warna itu ko kamu pede sih, kalau aku pasti enggak,"

Mungkin kamu tak mengira bila perkataan ini termasuk dalam body shaming.

Tindakan body shaming tidak hanya soal bentuk tubuh.

Mengomentari cara orang berpakaian juga termasuk body shaming karena dampaknya memengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Baca Juga: Korea Open 2023: Leo/Daniel Gagal ke 16 Besar seusai Diadang Wakil Taipei

5. "Kok kamu kurus banget sih, tepos kaya kurang gizi,"

Sama halnya dengan poin yang pertama, bentuk tubuh seseorang itu tidak bisa dipaksakan.

Mungkin ada kondisi-kondisi yang tidak bisa diubah, seperti genetik.

Namun apapun alasannya, itu adalah tubuh mereka, dan mereka berhak untuk merasa nyaman dengan tubuhnya sendiri.

Baca Juga: Viral Lirik Lagu Indonesia Raya Diganti di TikTok, Apa Faktanya?

Nah itulah komentar body shaming yang kadang berkedok pujian atau perhatian.

Mungkin bagi kita itu hanya sekedar perkataan 'iseng' namun siapa tahu jadi 'pisau tajam' bagi mereka.

Jadi berhati-hatilah dalam berucap, jagalah lisan kamu pada siapapun itu.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)