Indonesia Kutuk Serangan Israel di Lingkungan RS Indonesia Gaza, Dihantam 11 Rudal dalam Satu Hari

Galuh Prakasa
Jumat 10 November 2023, 16:26 WIB
Ilustrasi | Lingkungan di sekitar Rumah Sakit Indonesia dihantam 11 rudal dalam satu hari. (Sumber : Instagram/eye.on.palestine)

Ilustrasi | Lingkungan di sekitar Rumah Sakit Indonesia dihantam 11 rudal dalam satu hari. (Sumber : Instagram/eye.on.palestine)

INFOSEMARANG.COM -- Indonesia kembali mengutuk serangan biadab terhadap warga dan fasilitas kemanusiaan di Gaza.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan pernyataan tersebut, mengecam pemboman oleh Israel di sekitar rumah sakit di Gaza, termasuk Rumah Sakit Indonesia.

Lingkungan di sekitar Rumah Sakit Indonesia dilaporkan dihantam 11 rudal dalam satu hari. Mengakibatkan Rumah Sakti Indonesia mengalami kerusakan.

Baca Juga: Kecelakaan Libatkan Truk dan Mobil di Tol Ungaran Semarang, Bagian Depan Gran Max Ringsek Parah

Iqbal menjelaskan bahwa Kemlu RI telah berkomunikasi dengan lembaga relawan kemanusiaan Indonesia, MER-C, di Gaza.

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa tiga WNI relawan di Rumah Sakit Indonesia dapat dihubungi dan dalam keadaan baik.

"Ketiganya berada di basement saat terjadinya serangan," ungkap Iqbal dikutip dari Antara.

Sasaran roket Israel adalah daerah Taliza'tar yang sangat dekat dengan Rumah Sakit Indonesia, menyebabkan kerusakan tambahan pada fasilitas tersebut.

Sebuah video memperlihatkan cahaya terang yang tiba-tiba muncul di langit dekat gedung rumah sakit. Di samping para pasien, ribuan pengungsi yang mencari perlindungan turut berada di dalam kompleks rumah sakit tersebut.

Setelah cahaya terang menyala akibat serangan rudal, orang-orang yang berada di dalam rumah sakit dengan cepat panik, berlari keluar dari tenda yang terpasang di halaman rumah sakit.

Baca Juga: Mbak Ita Upayakan UMK Kota Semarang Naik, Kirim SE ke Perusahaan Agar Membayar Upah Melebihi UMK

Mereka menuju gedung rumah sakit mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung.

Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Kahlout, mengungkapkan bahwa rumah sakit mengalami kerusakan parah akibat pengeboman.

"Pecahan besar peluru terbang ke rumah sakit," ungkap Kahlout.

Kondisi kekurangan bahan bakar membuat RS Indonesia tidak dapat beroperasi penuh dalam 24 jam.

Pesawat tempur Israel dilaporkan membombardir delapan rumah sakit di Jalur Gaza dalam tiga hari terakhir. Agresi ini telah membuat 18 rumah sakit tak beroperasi sejak 7 Oktober.

Pemboman terhadap rumah sakit, menurut hukum kemanusiaan internasional, merupakan kejahatan perang. Meski demikian, belum ada komentar dari pihak tentara Israel terkait pernyataan Gaza.

Baca Juga: Daftar Daerah Rawan Banjir di Kota Semarang, Pantau Potensi Banjir Lewat pantaubanjir.semarangkota.go.id

Data terbaru menyebutkan bahwa 10.569 warga Palestina, termasuk 4.324 anak dan 2.823 perempuan, tewas dalam serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober. Di pihak Israel, hampir 1.600 orang tewas dalam konflik tersebut.

Selain tingginya jumlah korban, pengepungan Israel di Gaza juga menyebabkan pengungsian besar-besaran dan kekurangan pasokan kebutuhan dasar bagi 2,3 juta warga Gaza.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 15:26 WIB

Cegah Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Waka DPRD Jateng Minta Pemda Lakukan Intervensi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah antisipatif untuk mencegah laju inflasi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada Juni 2026.
 (Sumber: )