Israel Bombardir Tiga Rumah Sakit di Gaza, Tuduh Hamas Menggunakannya untuk Pusat Komando

Galuh Prakasa
Jumat 10 November 2023, 12:24 WIB
Israel kembali membombardir rumah sakit di Gaza, tuduh digunakan oleh Hamas sebagai pusat komando. (Sumber : Instagram/saleh_aljafarawi)

Israel kembali membombardir rumah sakit di Gaza, tuduh digunakan oleh Hamas sebagai pusat komando. (Sumber : Instagram/saleh_aljafarawi)

INFOSEMARANG.COM -- Serangan Israel terhadap tiga rumah sakit di Gaza, termasuk kompleks medis terbesar telah menimbulkan sejumlah korban, menurut Kementerian Kesehatan yang berada di bawah pemerintahan Hamas.

Militer Israel menghantam Rumah Sakit al-Shifa, tempat ribuan warga Palestina yang mengungsi berlindung.

Pernyataan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan, Ashraf al-Qudra, pada hari Jumat, menyebutkan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk "menonaktifkan" rumah sakit dan menggusur orang-orang di dalamnya.

Baca Juga: Perjalanan Karier Wika Salim, dari Stardut Hingga Panggung Piala Dunia U-17 2023

"Israel saat ini melakukan langkah-langkah berbahaya ini terhadap rumah sakit untuk benar-benar menonaktifkannya dan selanjutnya menggusur orang-orang yang berlindung di dalamnya, serta pasien dan tenaga medis," ujar al-Qudra dikutip dari Al Jazeera, Jumat, 10 November 2023.

Meski militer Israel mengklaim adanya pusat komando Hamas di lokasi tersebut, termasuk pintu masuk ke jaringan terowongan, klaim ini dibantah oleh Hamas dan pejabat rumah sakit.

Mohammad Abu Salmiya, direktur utama Rumah Sakit al-Shifa, menyatakan bahwa serangan melukai warga sipil dan jurnalis di halaman, termasuk empat orang dalam kondisi kritis.

Serangan ini meninggalkan banyak korban, termasuk luka kritis, dan atmosfer ketakutan di antara tenaga medis, pasien, dan warga yang mengungsi.

"Tidak ada detik pun tanpa bom di dekat rumah sakit. Banyak jendela rumah sakit yang pecah, dan ada ketakutan dan kegelisahan di antara para tenaga medis, pasien, dan warga yang mengungsi," katanya.

Video dari dampak serangan menunjukkan beberapa orang berteriak dan berusaha mencari perlindungan, serta seorang pria terluka tergeletak di trotoar dalam genangan darah.

Baca Juga: Batas Usia Capres-Cawapres di Pilpres 2024 Kembali Diuji Pasca Anwar Usman Dicopot, Putusan Bisa Berubah?

Al-Qudra mengatakan bahwa dua rumah sakit anak-anak, Al-Rantisi dan Al-Nasr, juga telah dihantam oleh "serangan langsung dan pengeboman" pada hari Jumat.

Human Rights Watch menegaskan perlunya perlindungan terhadap fasilitas medis, dan mengingatkan bahwa tidak ada zona tembak bebas.

Serangan terhadap Al-Shifa adalah bagian dari serangkaian serangan terhadap rumah sakit di Gaza. Sebelumnya, ambulans di luar rumah sakit juga menjadi target, menewaskan 15 orang.

Meski Israel mengklaim Hamas menggunakan fasilitas medis untuk operasi, pihak Hamas membantah klaim ini.

Pada hari Senin, Al Jazeera dan media Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel telah menyerang panel surya yang menyediakan listrik untuk kompleks medis tersebut, yang dibantah oleh pejabat Israel.

Pejabat militer Israel telah merilis gambar, peta ilustrasi, dan rekaman audio yang mereka katakan menunjukkan bahwa Hamas menggunakan fasilitas tersebut untuk merencanakan operasi dan menyembunyikan pejuangnya.

"Terdapat operasi teroris Hamas di dalam dan di bawah [al-Shifa] Hospital dan rumah sakit lain di Gaza," ujar juru bicara Laksamana Muda Daniel Hagari bulan lalu.

Baca Juga: KPK Tetapkan Eddy Hiariej Tersangka Gratifikasi, Warganet Kembali Soroti Kesaksiannya di Kasus Kopi Sianida

Hamas, otoritas kesehatan, dan pejabat Rumah Sakit al-Shifa telah membantah bahwa kelompok bersenjata itu bersembunyi di dalam atau di bawah kompleks tersebut.

Militer Israel telah berkali-kali memerintahkan rumah sakit untuk dievakuasi dalam beberapa minggu terakhir.

Serangan terhadap rumah sakit dan fasilitas medis telah menciptakan kecaman dari kelompok kemanusiaan, yang menegaskan evakuasi rumah sakit seharusnya dihindari agar fasilitas medis tetap terjaga dalam konflik ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)