Hamka Rusdi Sempat Curhat Ini ke Keluarga, Sebelum Ditemukan Warga Koja Tewas Membusuk

Elsa Krismawati
Rabu 01 November 2023, 13:04 WIB
Pemeriksaan penemuan mayat  ayah dan balita membusuk di Koja Jakarta Utara (Sumber : kompasTV)

Pemeriksaan penemuan mayat ayah dan balita membusuk di Koja Jakarta Utara (Sumber : kompasTV)

INFOSEMARANG.COM - Polisi Metro Jakarta Utara mengungkap isi curhatan Hamka Rusdi (50) korban tewas membusuk bersama Bayi AQ(2) di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Hamka Rusdi alias HR yang diketahui sebagai Bos Travel Umroh itu sebelum ditemukan warga tewas membusuk di rumahnya, pernah mengeluh ke keluarga.

Melansir KompasTV, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menyebutkan HR sudah 10 hari membusuk.

Baca Juga: Sering Meragukan Diri Sendiri? Hati-hati Pada Perilaku Toxic yang Bisa Meracuni Diri Sendiri Ini

Sedangkan sang anak yang masih balita tewas 3 hari sebelum kedua jasadnya ditemukan.

Kata Gidion, HR sempat melakukan kontak dengan keluarga sesaat sebelum ia tewas.

HR dikabarkan mengeluh tentang sakit yang dirasakannya saat menghubungi keluarganya.

"Hamka sempat mengeluh sakit ke keluarga tepat sesaat sebelum tewas, namun Polisi belum dapat memastikan apakah itu berhubungan dengan penyebab matinya korban," Kata Gidion, dikutip Infosemarang.com 1 November 2023.

Baca Juga: Tips Move On setelah Gagal Menikah, Sedih Boleh Tapi Jangan Lupakan Hal Ini

Sebelumnya, warga Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara dihebohkan dengan bau busuk menyengat di sekitar komplek.

Saat ditelusuri asal bau menyengat itu berasal dari rumah Hamka Rusdi bos travel.

Warga yang curiga lantas mendobrak rumah korban, dan menemukan istrinya tengah duduk di sofa seperti orang linglung.

Baca Juga: Kronologi Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan, Motif Diduga Karena Cinta Segitiga

Sementara HR terbujur kaku di depan pintu toilet, dan anaknya yang masih balita tewas di atas kasur, saat ditemukan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )