Kepala Sekolah SMP 2 Cilacap Terancam Dipecat Usai Diduga Membela Pelaku Bullying?

Arendya Nariswari
Selasa 03 Oktober 2023, 17:00 WIB
Kepala sekolah SMPN 2 Cimanggu buat pernyataan kontroversi terhadap pelaku perundungan (Sumber : Instagram/@lambenyinyirofficial)

Kepala sekolah SMPN 2 Cimanggu buat pernyataan kontroversi terhadap pelaku perundungan (Sumber : Instagram/@lambenyinyirofficial)

INFOSEMARANG.COM - Kasus perundungan siswa SMP di Cilacap kekinian masih ramai diperbincangkan oleh publik, tak terkecuali sosok Wuri Handayani sang kepala sekolah.

Terbaru, sosok Wuri Handayani panen cibiran dari publik usai diduga membela sosok pelaku bullying yang memang tergolong siswa prestasi.

Diketahui memang, pelaku bullying pernah menjuarai sejumlah lomba seperti tilawah hingga pencak silat mewakili sekolahnya.

Baca Juga: Supir Bus Ditetapkan Sebagai Tersangka Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Solo, Begini Kronologinya

Kendati demikian, publik tetap tak setuju jika pelaku bullying dipuji karena prestasinya.

Wuri Handayani dinilai warganet membela pelaku bullying tersebut sebab prestasi yang membawa nama baik sekolah.

Baca Juga: Dua Tersangka Kasus Rumah Produksi Film Dewasa "Kelas Bintang" Menikah di Polda Metro Jaya

Seperti kita ketahui, hingga kini korban bullying dari MKY masih menjalani perawatan dan juga trauma usai mendapatkan penganiayaan dari sang kakak kelas.

Sebab dugaan kepala sekolah membela pelaku bullying, tidak sedikit warganet lantas memberikan komentar di akun Instagram Dinas Pendidian dan Kebudayaan Cilacap atau @pdkcilacap.

Baca Juga: Proyek Peninggian Jalan Hasanudin Semarang Dimulai Demi Antisipasi Banjir di Musim Hujan

Pada salah satu postingan akun tersebut, tidak sedikit warganet mempertanyakan sikap atau tindakan yang harusnya diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap atas perlakuan kepala sekolah dinilai. membela pelaku bullying itu.

"Semoga segera ada tindakan nyata ya," ungkap salah seorang warganet.

"Apakah sudah dipecat kepala sekolahnya?" imbuh warganet lain.

"Ke sini gara-gara liat kepala sekolah membela pelaku bullying, kok bisa kayak giu ya kepseknya, semoga anak-anak nggak dapat kepala sekolah seperti itu," timpal warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )