Kalau Malam Kerja, Siswa Bacok Guru di Demak Ternyata Tulang Punggung Keluarga

Arendya Nariswari
Selasa 26 September 2023, 22:12 WIB
Siswa Pembacok Guru MA Yasua Terancam Pidana 12 Tahun Penjara (Sumber : instagram.com/demakhariini)

Siswa Pembacok Guru MA Yasua Terancam Pidana 12 Tahun Penjara (Sumber : instagram.com/demakhariini)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui belum lama ini publik digemparkan dengan kejadian siswa bacok guru di Demak dengan menggunakan celurit.

Belakangan pihak kepolisian membeberkan sejumlah fakta terkait siswa MA tersebut termasuk sosoknya yang ternyata bersekolah sambil kerja.

Diketahui bahwa pelaku ternyata merupakan tulang punggung keluarga dan selalu menyempatkan diri bekerja pada malam hari.

Baca Juga: Xiaomi 13T Pro Debut Global dengan Dimensity 9200+ dan Pengisian Cepat 120W, Dibanderol Rp 13 Jutaan

Dikutip dari YouTube TV One, siswa tersebut memang sehari-harinya bersekolah sejak pagi hingga siang atau sore harinya.

Pada malam hari, ia mencari nafkah dengan membantu di salah satu warung nasi goreng mencari nafkah untuk keluarganya.

"Hasil pemeriksaan kami bahwa pelaku setiap pulang sekolah pada malam harinya bekerja. Bekerja untuk membantu di tempat warung nasi goreng," tutur Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi.

Motif penganiayaan yang dilakukan pelaku kepada guru lantaran ia merasa sakit hati sebab diberi sanksi karena dirinya tak mengerjakan tugas.

Baca Juga: Waduh! Ternyata Wanita dengan Timbunan Lemak Perut Bakal Sulit Hamil, Begini Penjelasannya

Dengan menggunakan celurit, Senin (25/9/2023) MAR nekat melukai leher sang guru dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit.

Sang guru yang mengalami luka serius pada leher kekinian masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kariadi Kota Semawang sebab dalam kondisi kritis.

"Sehingga dengan hal tersebut kepala sekolah memberikan sanksi kepada siswa bahwa tidak bisa mengikuti ujian tengah semester karena sudah menjadi kewajiban dari setiap siswa yang masih mempunyai tugas wajib dikumpulkan pada Sabtu 23 September," imbuhnya.

Baca Juga: Viral Resto Curhat Pernah Direview Codeblu Jadi Sorotan Warganet: Ini Namanya Mendukung UMKM!

Sebab ditolak ikut ujian karena belum mengumpul tugas, MAR mengambil celurit di rumahnya dan kembali ke sekolah.

Setelah melukai gurunya, MAR sempat meninggalkan senjata celuritnya tersebut kemudian melarikan diri dengan sepeda motor.

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )