Gabung ke PSI, Kaesang Tanggapi Aturan PDIP Soal Satu Keluarga Harus Satu Partai: Keluarga Saya Sekarang Erina

Jeanne Pita W
Senin 25 September 2023, 14:52 WIB
Kaesang Pangarep resmi gabung ke PSI, tanggapi soal aturan PDIP "Satu Keluarga Harus Satu Partai"  (Sumber : instagram.com/psi_id)

Kaesang Pangarep resmi gabung ke PSI, tanggapi soal aturan PDIP "Satu Keluarga Harus Satu Partai" (Sumber : instagram.com/psi_id)

INFOSEMARANG.COM -- Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep kini telah resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengumuman tersebut disampaikan pada Sabtu (23/9/2023) di Solo.

Tampak Kaesang Pangarep juga ditemani oleh sang istri yakni Erina Gudono dalam pengumuman PSI terkait bergabungnya sang putra Presiden dalam partai tersebut.

Baca Juga: Codeblu Laporkan Farida Nurhan ke Polda Metro Jaya, Minta Warganet Sabar Menunggu Proses

Tidak sedikit masyarakat yang terkejut dengan keputusan Kaesang Pangarep yang bergabung ke PSI.

Pasalnya, di sisi lain, partai yang menaungi ayahnya yakni PDIP memiliki aturan bahwa satu keluarga harus masuk ke dalam satu partai.

Kaesang pun menanggapi persoalan tersebut dengan santai dan menjawab bahwa saat ini keluarganya adalah dirinya dengan sang istri yakni Erina Gudono.

"Keluarga sayakan ini (sambil menunjuk sang istri). Harusnya ndak masalah juga," ungkap Kaesang.

Baca Juga: Heboh Kotak Suara Mengeluarkan Asap Putih Saat Pemungutan Suara Pilkades, Warganet: Adu Mekanik

Mengetahui jawaban Kaesang tersebut, tidak sedikit warganet yang setuju dengan pernyataan itu.

@impobssible, " ga salah sih.."

@axma_, "Iya, kan udah beda Kartu Keluarga"

@blessthing_, "Bener sih,udah nikah kan bikin KK baru ya. Tapi aku juga kaget mas Kaesang gabung PSI"

Baca Juga: Apa Perbedaan PPPK Umum dan Khusus? Berikut Penjelasan dan Cara Mendaftarnya

@imnameb_, "Ya gak salah sih jawabannya"

Di samping itu, keputusan Kaesang untuk bergabung dengan PSI pun sudah sempat dibicarakan dan memohon restu dari Jokowi serta Gibran Rakabuming kakanya.

"Minta restu pasti, tapi namanya beliau (pak Jokowi) sibuk banget. Mentok- mentok dapat 5 menit. Saya cuma minta restu, gak minta pesan," ungkapnya.

Bergabung dengan PSI, Kaesang berharap bahwa nantinya anak-anak muda saat ini dapat lebih terlibat dalam kegiatan politik termasuk dalam Pemilu yang akan segera datang.

Baca Juga: Kronologi Kasus Guru Rudapaksa Siswi SMP di Wonogiri: Berawal dari Chat WA

"Kami ingin anak-anak muda itu bisa lebih terlibat di sektor publik. Karena kan kita tahu sebentar lagi Pemilu, anak muda itu biasanya hanya dijadikan sebagai objek pasif."

"Kita mau mereka itu menjadi objek aktif. Karena mau gimanapun masa depan Indonesia itu ya untuk anak muda Indonesia," tandasnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)