Geger Misteri Empat Jenazah Tanpa Kepala di Lampung, Polisi Lakukan Autopsi

Galuh Prakasa
Rabu 13 September 2023, 14:06 WIB
Ilustrasi | Misteri belum terpecahkan di pesisir Lampung, perairan Lampung Selatan dan Tanggamus. Empat jenazah laki-laki ditemukan tanpa kepala di sana. (Sumber : Pexels/Nathan J Hilton)

Ilustrasi | Misteri belum terpecahkan di pesisir Lampung, perairan Lampung Selatan dan Tanggamus. Empat jenazah laki-laki ditemukan tanpa kepala di sana. (Sumber : Pexels/Nathan J Hilton)

INFOSEMARANG.COM -- Sebuah misteri belum terpecahkan di pesisir Lampung, perairan Lampung Selatan dan Tanggamus.

Empat jenazah laki-laki ditemukan tanpa kepala di sana. Proses autopsi terhadap jenazah tersebut telah selesai dilakukan oleh tim kepolisian.

Empat mayat tersebut telah menjalani proses autopsi. Dua dari jenazah ditemukan di Lampung Selatan menjalani autopsi di RS Bob Bazar Kalianda.

Baca Juga: Anak di Bawah Umur Tak Miliki SIM Bakal Kena Tilang jika Nekat Berkendara, Simak Penjelasannya

Sementara dua lainnya yang ditemukan di Tanggamus diautopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung.

Hasil dari pemeriksaan luar dan dalam oleh dokter forensik mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada keempat mayat tersebut.

"Hasil autopsi pemeriksaan luar dan dalam dari keempat mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujar Kasubbid Dokpol Polda Lampung, AKBP dr. Legowo Hamijaya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai apa yang mungkin telah terjadi dan mengapa keempat jenazah ini kehilangan kepala mereka.

Upaya Identifikasi Jenazah

Meskipun tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan, pihak berwenang tetap berusaha keras untuk mengidentifikasi identitas masing-masing korban secara ilmiah.

Baca Juga: Profil dr. Anggi Yurikno yang Identitasnya Dipakai Dokter Gadungan Lulusan SMA di RS PHC Surabaya

Upaya ini melibatkan pengambilan sampel DNA dari bagian tulang kering kaki kiri masing-masing jenazah sebagai data primer.

Selain itu, data sekunder diperoleh dari pakaian yang melekat pada jenazah serta beberapa ciri-ciri lain yang dapat diidentifikasi.

"Kami masih berusaha mengidentifikasi identitas jenazah. Untuk data primer, kami sudah mengambil sampel DNA dari bagian tulang kering kaki kiri masing-masing jenazah," katanya.

Petugas menghimbau siapapun yang memiliki informasi penting untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Baca Juga: Ibu yang Buang Bayi Dibungkus Plastik di Purwoyoso Ditangkap, Ternyata Warga Magelang

Kondisi Jenazah di Lampung Selatan

Dokter Forensik Rumah Sakit Bob Bazar Lampung Selatan, dr. Andriani, menjelaskan bahwa dua dari empat mayat yang ditemukan di Lampung Selatan telah dalam keadaan membusuk.

Kondisinya semakin rumit karena bagian kepala, kedua telapak tangan, dan kaki tidak ada.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)