Diduga Laporan Tak Ditanggapi, Kakek Ini Nekat Tebaskan Parang ke Polisi

Arendya Nariswari
Sabtu 02 September 2023, 11:00 WIB
Diduga Laporan Tak Ditanggapi, Kakek Ini Nekat Tebaskan Parang ke Polisi (Sumber : Instagram/@memomedsos)

Diduga Laporan Tak Ditanggapi, Kakek Ini Nekat Tebaskan Parang ke Polisi (Sumber : Instagram/@memomedsos)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini publik digegerkan dengan video viral seorang kakek atau pria lanjut usia (lansia) membawa parang di tengah jalan sambil terus mengamuk.

Polisi yang ikut membantu mengamankan kakek-kakek mengamuk tersebut bahkan sempat terkena tebasan parang pria itu.

Video viral pria tebas polisi pakai parang itu menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Instagram @memomedsos baru-baru ini.

Baca Juga: Jadi Barang Bukti Polisi, Apakah Motor dan Mobil Bekas Kecelakaan Bisa Dibawa Pulang?

Kakek berbaju merah tersebut dengan nekat mengarahkan parang yang dipegangnya ke arah tubuh petugas polisi yang sempat terjatuh di jalanan itu.

Usai menebaskan parang, pria itu sempat menantang orang sekitarnya termasuk polisi sebelum akhirnya melarikan diri.

Beberapa orang menduga jika kakek tersebut merupakan ODGJ namun ada pula yang menganggap tak mungkin rasanya pria itu mengalami gangguan jiwa sebab sebelumnya sempat melakukan laporan.

Diberitakan, peristiwa menegangkan itu terjadi di Sulawesi Utara tepatnya Manado.

Baca Juga: Soal Video Viral Tawuran di Jalan Yos Sudarso, Polisi Belum Terima Laporan Korban Jiwa

Lansia berinisial HMK tersebut diketahui mengamuk setelah datang ke kantor kecamatan setempat dan laporannya tidak digubris oleh petugas.

Karena emosi, pria ini lantas mengejaw petugas kecamatan dengan membawa parang yang diarahkan kepada dirinya.

Namun, justru polisi yang mencoba melerai menjadi korban tebasan parang yang diayunkan oleh pria itu.

Polisi yang menjadi korban pembacokan tersebut mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke sebuah rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Ayah KDRT Ditangkap Polisi, Ibunya Tewas Jadi Korban, 2 Anak di Semarang Dapat Pendampingan

Tentu saja video viral ini langsung menuai berbagai tanggapan dari publik.

"Lah, ODGJ nya bikin laporan? Masih waras ini berarti," ungkap salah seorang warganet.

"Saya tau rasanya tidak ditanggapi, disepelekan aksi nyata Anda patut saya apresiasi. Ketika menjadi waras tak dihargai mungkin perlu mode menggila,"imbuh warganet lain.

"Yang bikin penasaran itu laporannya apa kok sampai nggak ditanggapi?" timpal warganet lainnya bertanya-tanya.

Baca Juga: Polisi Naikan Kasus Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Ke Tahap Penyidikan, Usai Temukan Hal ini!

Sampai dengan artikel ini ditulis, video viral pria tebas polisi di Manado tersebut telah ditonton lebih dari ribuan kali oleh warganet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)