Fresh Graduate, Kenali 6 Ciri Lowongan Kerja Palsu, Cermati Hal Ini, Jangan Sampai Jadi Korban!

Elsa Krismawati
Selasa 15 Agustus 2023, 13:47 WIB
IlustrasiI 6 ciri lowongan kerja palsu (Sumber : pexels.com)

IlustrasiI 6 ciri lowongan kerja palsu (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Penting bagi calon pelamar, terutama mereka yang fresh graduate, untuk mengenali tanda-tanda dari lowongan kerja palsu.

Hal ini sangat penting agar mereka tidak terjebak dalam penipuan yang dapat merugikan.

Di tengah persaingan ketat dalam dunia kerja, banyak oknum yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan dari para pencari kerja yang mungkin sedang berada dalam keadaan putus asa.

Baca Juga: Resep Mi Kopyok Semarang, Kuahnya Segar dan Isiannya Super Komplit!

Tidak jarang oknum-oknum tersebut akan mencari informasi pribadi calon korbannya, seperti nomor telepon dan alamat email, untuk tujuan yang tidak jelas.

Ini sering kali menghasilkan pesan-pesan SMS atau email berisi iklan atau ajakan yang tidak jelas asal usulnya.

Untuk menghindari jebakan semacam ini, penting bagi Anda untuk memahami ciri-ciri dari lowongan kerja palsu.

Baca Juga: 5 Tips Cara Isi Pengalaman Kerja Fresh Graduate di CV, Bisa Cantumkan Hal Ini Lho!

Dilansir dari sumber resmi Kementerian Ketenagakerjaan, terdapat beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengenali lowongan kerja palsu, yakni:

1. Penggunaan Email dan Situs Web Gratis

Salah satu tanda pertama dari lowongan kerja palsu adalah penggunaan alamat email dan situs web perusahaan yang menggunakan layanan gratis dengan domain yang mirip dengan perusahaan yang sebenarnya.

Jika situs web menggunakan nama domain yang meniru perusahaan yang sah, mengandung tanda hubung, atau memiliki simbol-simbol yang aneh, maka kemungkinan besar situs tersebut tidak dapat dipercaya.

Baca Juga: Fresh Graduate Jangan Terburu-buru, Hindari Kesalahan Ini saat Memilih Pekerjaan

2. Pengiriman Melalui SMS

Tanda berikutnya adalah pengiriman informasi lowongan pekerjaan melalui pesan SMS dengan respons cepat dan desakan untuk segera mengikuti tahap wawancara.

Hal ini patut dicurigai karena perusahaan-perusahaan resmi umumnya melibatkan proses seleksi yang melalui beberapa tahap dan memakan waktu.

Baca Juga: Cek Lagi di Rumah Apa Dokumen Ini Masih Ada? Penting Untuk Daftar PPPK Tenaga Teknis di CPNS 2023

3. Panggilan Telepon Langsung

Ciri-ciri lain adalah panggilan telepon langsung yang menyarankan bahwa balasan telah dikirim dan mendesak Anda untuk segera mengambil langkah selanjutnya dalam penerimaan pekerjaan, tanpa mengikuti prosedur normal perekrutan karyawan.

4. Penawaran Gaji Tinggi

Tanda lain adalah penawaran gaji yang tidak proporsional dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan.

Bahkan jika posisi yang diinginkan hanya sebatas staf biasa, namun tawaran gaji yang luar biasa tinggi diberikan.

Baca Juga: 5 Perbedaan Mendasar PNS dan PPPK, Ketahui Sebelum Mendaftar CPNS 2023!



Terkadang, fasilitas dan manfaat yang terlalu menggiurkan juga ditambahkan.

5. Penggunaan Foto Karyawan

Ciri lainnya adalah penyertaan gambar karyawan atau unsur-unsur terkait perusahaan dalam iklan atau informasi lowongan.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan meyakinkan kepada calon korban.

Baca Juga: Kebiasaan Buruk Mahasiswa Baru yang Harus Segera Diakhiri Jika Ingin Lancar Perkuliahan

6. Permintaan Pembayaran

Tanda lainnya adalah permintaan untuk membayar sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau untuk tujuan lain.

Terkadang, calon pelamar diancam bahwa pendaftarannya tidak akan diproses jika pembayaran tidak dilakukan dalam jumlah tertentu.

Mengenali ciri-ciri semacam ini dapat membantu Anda menghindari jebakan lowongan kerja palsu dan melindungi diri Anda dari penipuan.

Baca Juga: Tak Cukup Daftar Online, Ini Tahapan Rekrutmen CPNS Kejaksaan, Siapkan Hal-hal ini Bila Ingin Lolos!

Demikian informasi mengenai ciri-ciri lowongan kerja palsu yang patut diwaspadai oleh fresh graduate dan yang lainnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )