Resep Mi Kopyok Semarang, Kuahnya Segar dan Isiannya Super Komplit!

Arendya Nariswari
Selasa 15 Agustus 2023, 13:42 WIB
Mi Kopyok khas Semarang (Sumber : Instagram/@harypras)

Mi Kopyok khas Semarang (Sumber : Instagram/@harypras)

INFOSEMARANG - Resep mi kopyok tak jarang dicari oleh warga masyarat yang memang merindukan kuliner Semarang dengan cita rasa khas.

Seperti kita ketahui, Mi Kopyok menjadi salah satu kuliner Semarang yang populer selain lumpia dan juga tahu gimbal.

Biasanya Mi Kopyok ini terdiri dari mi kuning, kuah bawang, tahu dan juga taburan seledri di atasnya.

Baca Juga: Lekker Paimo, Kuliner Semarang Legendaris dan Hits yang Antreannya Tak Pernah Sepi

Keunikan dari Mi Kopyok ini sendiri dapat dilihat dari tambahan isian berupa lontong dan juga kerupuk gndarnya yang khas.

Ya, jika biasanya sate atau opor disajikan dengan lontong lain halnya dengan mi kopyok.

Perpaduan mi kuning dan kuah bawang segarnya membuat banyak orang ketagihan dengan mi kopyok.

Jika tak menemukan penjual Mi Kopyok ini di sekitar Anda, kalian bisa mencoba membuat sendiri di rumah lo.

Baca Juga: 5 Wisata Gratis Semarang yang Dikelilingi Kuliner Lokal, Simak Daftarnya Berikut Ini

Berikut resep mi kopyok selengkapnya

Resep Mi Kopyok khas Semarang

Bahan-bahan:

- 1 Mangkok mie kuning basah
- 1 Mangkok kecambah
- 3 buah lontong
- 10 buah tahu pong
- Kerupuk karak atau gendar secukupnya
- Bawang goreng
- 3 batang daun seledri iris halus
- 10 buah cabai rawit untuk sambal
- Kecap manis secukupnya

Baca Juga: 4 Kuliner Hidden Gem di Pasar Johar Semarang: Es Gempol, Soto, Gudeg hingga Sate

Bahan untuk kuah:

- 1500 ml air kaldu sapi
- 2 blok kaldu sapi
- 1 sachet bakso instan
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh lada bubuk
- 8 siung bawang putih
- 400 ml air

Baca Juga: Cara Membuat Es Puter Cong Lik, Kuliner Semarang Legendaris dan Menyegarkan

Cara membuat:

1. Pertama-tama, goreng ulang tahu pong yang sudah disiapkan setelah matang berwarna kuning kecokelatan sisihkan.

2. Berikutnya, siram mie kuning engan air panas, demikian pula dengan tauge juga.

3. Langkah selanjutnya haluskan bawang putih sambil rebus 400 ml air hingga mendidih kemudian tambahkan bawang putih halus, angkat lalu sisihkan.

4. Selanjutnya rebus cabai rawit kemudian haluskan, berikutnya rebus air kaldu kemudian tambahkan garam, kaldu, bumbu bakso, lada bubuk.

Baca Juga: Lomba Nasi Goreng Mba Ita, Ini Fakta Menarik Kuliner yang Ternyata...

5. Koreksi rasa, jika sudah sesuai tuang satu sendok air bawang putih agar kuahnya semakin wangi. Tunggu hingga mendidih kemdudian angkat.

6. Potong beberapa lontong, lalu mie kuning, tauge yang sudah direndam dan juga tahu pong ke piring.

7. Taburi dengan daun seledri, bawnag goreng kemudian tambahkan air bawang putih.

8. Siram kuah kaldu, kemudian tambahkan sedikit kecap manis, lalu Mi Kopyok sudah siap disajikan dengan kerupuk karak.

Nah, itu dia tadi resep Mi Kopyok yang menggugah selera khas Semarang, selamat mencoba di rumah ya!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)