Apapun Pekerjaanmu Sekarang, Pertahankan 5 Kemampuan Krusial Ini untuk Karier Masa Depan

Galuh Prakasa
Minggu 13 Agustus 2023, 14:03 WIB
Ilustrasi | 5 kemampuan krusial untuk karier masa depan. (Sumber : Pexels/Chevanon Photography)

Ilustrasi | 5 kemampuan krusial untuk karier masa depan. (Sumber : Pexels/Chevanon Photography)

INFOSEMARANG.COM -- Hanya dalam waktu 11 tahun, pada tahun 2030, kemungkinan besar kita akan terlibat dalam pekerjaan yang saat ini bahkan belum terpikirkan.

Bukan berbicara tentang kendaraan terbang atau mesin waktu, tapi tentang dinamika perkembangan dunia kerja yang begitu cepat.

Oleh karena itu, persiapan untuk menghadapi peran pekerjaan yang belum terduga sangatlah penting.

Baca Juga: TERNYATA! Segini Rincian Gaji Pokok Pensiunan PNS, Sebenarnya Berapa Batasan Umur yang Diberlakukan?

Tentu saja, tak ada yang bisa meramalkan secara pasti keterampilan apa yang akan menjadi kunci, dan keterampilan mana yang mungkin akan pudar.

Namun demikian, ada lima kompetensi yang dianggap krusial bagi kesuksesan karier di masa depan, apa pun bidangnya.

1. Keluwesan Berpikir

Dalam era teknologi digital yang berkembang pesat, Anda perlu mampu menghadapi pelbagai peluang dan tantangan yang muncul.

Apakah Anda memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan mengolah ide-ide kompleks secara bersamaan?

Jika demikian, Anda memperlihatkan kemampuan yang dimiliki oleh para multitasker ulung, hal ini sangat dihargai oleh pemberi kerja dan perekrut.

2. Pemahaman Digital dan Pemikiran Komputasional

Seiring dunia bergantung semakin dalam pada teknologi teknis yang terus berkembang, kebutuhan akan individu dengan pemahaman digital yang mumpuni pun semakin meningkat.

Anda tentu pernah mendengar mengenai STEM (Science, Technology, Engineering and Math), namun bagaimana dengan konsep SMAC (sosial, mobile, analitik, dan cloud)?

Walaupun istilah-istilah digital terasa seperti tren, pemahaman digital memberikan kecakapan yang melampaui ekspektasi terdahulu, mencakup teknologi-teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), learning machine, Internet of Things (IoT), dan data science.

Baca Juga: PARAH! Jadi Istri Gadungan, Viral Pria Fetish ASI sampai Minta Hal Ini ke Busui

"Kita harus mempersiapkan sarjana kita untuk menghadapi tantangan abad 21 yang belum pernah ada sebelumnya," ungkap Profesor Adam Habib, Wakil Rektor dan Rektor Universitas Witwatersrand.

"Kita perlu bersinergi lintas sektor untuk mengembangkan teknologi yang diperlukan agar kita dapat melompati ketidaksetaraan, pengangguran, dan kemiskinan, serta membentuk tatanan dunia baru yang lebih manusiawi daripada sekadar keuntungan dan kekuasaan."

3. Kemampuan Evaluasi dan Pengambilan Keputusan

Walaupun robot dan teknologi otomasi mungkin lebih unggul dalam perhitungan dan pemecahan masalah diagnostik, manusia tetaplah yang akan menghadapi aspek analisis data yang bersifat subjektif.

Menyusul revolusi industri keempat, masih diperlukan individu yang mampu menerjemahkan angka-angka menjadi makna yang dapat dimengerti oleh semua.

4. Kecerdasan Emosional dan Sosial

Di tengah semua hal yang dapat digantikan oleh teknologi digital dan kecerdasan buatan, kecerdasan emosional dan sosial tetaplah karakteristik unik yang dimiliki manusia.

Di sektor-sektor tertentu, atribut ini memiliki nilai tinggi. Pertumbuhan permintaan dalam industri kesehatan, sebagai contoh, mencerminkan bagaimana beberapa pekerjaan selalu akan memerlukan interaksi manusiawi.

Pekerjaan di masa depan Anda kemungkinan akan melibatkan kolaborasi erat dengan orang lain, sehingga memiliki empati, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan komunikasi yang memadai akan sangat diperlukan.

Baca Juga: 5 Spot Mancing Populer di Semarang, Ada Surganya Ikan Kakap dan Babon

5. Mentalitas Kreatif dan Inovatif

Walau laporan dari Forum Ekonomi Dunia tahun 2018 menunjukkan bahwa otomasi akan menciptakan lebih banyak pekerjaan daripada yang hilang, Anda tetap harus menjaga daya kreativitas dan semangat inovasi.

Seperti halnya memiliki kecerdasan sosial yang tajam, daya cipta alami adalah aset yang tidak mudah digantikan oleh teknologi digital terkini.

Asalkan Anda mampu berpikir di luar batas konvensional, Anda akan tetap berada di jalur yang tepat.

Anda mungkin juga tertarik, ketrampilan yang dicari oleh pemberi kerja.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )