Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Sakti Setiawan
Rabu 22 April 2026, 13:15 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: | Foto: dok.)

SEMARANG-Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Koperasi Merah Putih tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga menjadi contoh dalam penerapan tata kelola yang baik dan profesional. Ia menilai, pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Menurut Saleh, koperasi memiliki potensi besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga, khususnya di tingkat desa dan kelurahan. Namun, potensi tersebut harus diiringi dengan sistem manajemen yang tertib dan berintegritas.

“Koperasi Merah Putih harus mampu menjadi contoh tata kelola yang baik. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi bisa memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.

Ia menegaskan, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah simpan pinjam, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, dari 8.523 koperasi berbadan hukum, sebanyak 5.887 koperasi telah memetakan lokasi pembangunan gedung. Dari jumlah tersebut, 5.503 unit dalam tahap pembangunan dan 1.456 unit telah selesai 100 persen.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Saleh mengingatkan bahwa pembangunan fisik harus diimbangi dengan penguatan kelembagaan dan kualitas pengelolaan.

“Jangan hanya fokus pada pembangunan gedung, tetapi pastikan koperasi berjalan aktif dengan manajemen yang baik dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keterlibatan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam berbagai program strategis pemerintah, seperti penyediaan kebutuhan dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, ratusan koperasi telah bekerja sama dengan Perum Bulog dalam program Gerakan Pangan Murah dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp9,5 miliar, serta berperan dalam menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang Lebaran.

Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi indikator bahwa koperasi yang dikelola dengan baik mampu berperan strategis, tidak hanya dalam menguatkan ekonomi masyarakat tetapi juga sebagai mitra pemerintah.

“Ini bukti bahwa koperasi dengan tata kelola yang baik bisa menjadi penguat ekonomi warga sekaligus mitra strategis pemerintah,” ujarnya.

Saleh berharap pemerintah daerah terus memberikan pendampingan dan fasilitasi, baik dari sisi manajemen, permodalan, maupun akses pasar. Dengan dukungan tersebut, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi model tata kelola koperasi yang sehat dan berkelanjutan di Jawa Tengah.

“Jika dikelola dengan baik dan didukung secara maksimal, koperasi Merah Putih akan menjadi contoh sekaligus kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)