Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Redaksi
Minggu 26 April 2026, 18:15 WIB
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )

Susilo Heni Prasetyo, Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )

INFOSEMARANG.COM -Persoalan kebocoran potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah di Kota Semarang kembali mengemuka dan memantik perhatian publik. Nilai yang disebut cukup besar tidak hanya menjadi persoalan angka, tetapi juga menggambarkan adanya ruang-ruang yang belum sepenuhnya tertata dalam sistem pengelolaan.

Dalam melihat persoalan ini, pendekatan berbasis sumber daya manusia (SDM) menjadi penting. Sistem, regulasi, dan teknologi memang memiliki peran strategis, namun pada akhirnya seluruh mekanisme tersebut dijalankan oleh manusia. Di titik inilah kualitas, integritas, dan kedisiplinan SDM menjadi faktor penentu.

Selama ini, berbagai upaya pembenahan telah dilakukan, termasuk melalui digitalisasi sistem pembayaran retribusi. Langkah ini patut diapresiasi sebagai bentuk modernisasi tata kelola. Namun demikian, digitalisasi tidak serta-merta menutup seluruh potensi kebocoran apabila belum diiringi dengan penguatan kapasitas dan pengawasan terhadap SDM yang terlibat di dalamnya.

Pengelolaan retribusi sampah merupakan proses yang melibatkan banyak tahapan, mulai dari pendataan, penarikan, hingga pelaporan. Pada setiap tahapan tersebut terdapat interaksi langsung antara petugas dan sistem. Ketika standar operasional prosedur tidak dijalankan secara konsisten, atau pengawasan belum berjalan optimal, maka celah-celah kebocoran dapat muncul, baik secara administratif maupun operasional.

Oleh karena itu, pembenahan tata kelola tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan sistem. Perlu ada perhatian serius pada penguatan budaya kerja, peningkatan profesionalisme, serta penegakan disiplin di lingkungan kerja. Evaluasi berkala terhadap kinerja, transparansi dalam pelaporan, serta mekanisme pengawasan internal yang efektif menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan.

Selain itu, dinamika di lapangan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak eksternal, juga membutuhkan kejelasan peran dan batasan. Tanpa pengaturan yang tegas dan pengawasan yang memadai, potensi ketidaksinkronan dalam pelaksanaan dapat terjadi dan berdampak pada efektivitas pengelolaan retribusi.

Isu kebocoran ini pada akhirnya dapat menjadi momentum refleksi bersama. Bukan semata untuk mencari penyebab, melainkan untuk memperkuat fondasi tata kelola ke depan. SDM yang kompeten, berintegritas, dan bekerja dalam sistem yang transparan akan menjadi kunci dalam meminimalkan potensi kebocoran sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Dengan demikian, perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh aspek mendasar dalam pengelolaan organisasi. Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel. **

Penulis : Susilo Heni Prasetyo, Ketua Umum DPP RPK-RI.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)