Siapa Saja Penikmat Aliran Dana Korupsi BTS Kominfo?Johnny G Plate Siap Jadi Justice Collaborator Bakal Buka Kasus Sejelasnya

Elsa Krismawati
Rabu 14 Juni 2023, 07:30 WIB
Johnny G Plate siap jadi Justcie Collaborator(Sumber : Instagram @uncercover.di)

Johnny G Plate siap jadi Justcie Collaborator(Sumber : Instagram @uncercover.di)

INFOSEMARANG.COM -Babak baru korupsi Rp8 triliun proyek BTS Menkominfo dengan tersangka Johnny G Plate.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu menyatakan siap menjadi kolaborator keadilan (Justice Collaborator).

Justice Collaborator sendiri merupakan istilah bagi orang yang mau bekerja sama dengan aparat mengungkap tindak pidana terorganisir.

Baca Juga: Layak dihukum Berat!Shane Lukas diduga Tak Terkejut Dengan Aksi Keji Mario Dandy pada David Ozora

Achmad Cholidin, selaku kuasa hukum Johnny G Plate menjelaskan bahwa kilennya sudah siap untuk membantu peradilan dengan menjadi Justice Collaborator.

Dikutip melalui Antara News pada Senin 12 Juni 2023, Johnny menyampaikan kesediaannya itu melalui kuasa hukum.

"Pak Johnny pada prinsipnya siap untuk menjadi Justice Collaborator, dikabulkan atau tidak, itu majelis hakim yang akan mengabulkan" ucap Achmad Cholidin seperti dikutip Infosemarang.com pada 14 Juni 2023.

Baca Juga: Mellisa Anggraini Bongkar Peran Shane Lukas Selain jadi Perekam : Aktif Mantau…

Diketahui bahwa Johnny G Plate dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Achmad Cholidin kemudian menyinggung soal kabar yang belum pasti tentang keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus korupsi BTS Kominfo.

Ia menegaskan kalau Johnny G Plate bersedia untuk membantu mengungkapkan siapa saja yang terlibat.

Baca Juga: Doddy Sudrajat Tak Mau Akui Anak Sendiri, Puput Beri Jawaban Menohok

"Kalau ada berita-berita, pihak-pihak yang terlibat akan hal ini, ya, Pak Johnny sendiri bersedia untuk mengungkapkan akan hal itu nanti dalam persidangan. Insyaallah siap," lanjutnya.

Kendati demikian belum banyak nama yang mencuat dari kasus tersebut.

Sejauh ini baru nama, Anang Achmad Latif selaku Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi yang terseret karus mega korupsi tersebut.

Dengan tegas Achmad Cholidin menyebut bahwa Jangan ada pihak yang diuntungkan dari kasus ini.

Baca Juga: Sebelum Lawan Argentina, Timnas Indonesia Pernah Bertanding dengan Tim-Tim Kelas Piala Dunia, Ini Kilas Baliknya

Maka dari itu kliennya siap untuk membantu membongkar lebih luas kasus korupsi ini.

"Pastinya, kami akan melihat, kami buka selebar-lebarnya, sejelas-jelasnya duduk perkara ini," tuturnya.

Dan ia juga akan membuka siapa saja yang ikut menikmati aliran dana tersebut.

"Siapa yang menikmati, siapa yang melakukan, siapa yang menggunakan uang negara dan sebagainya. Itu akan kami lihat," pungkasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)