KPU RI Digeruduk Pendemo ICW: Kalung Bunga Untuk Caleg Eks Koruptor

Elsa Krismawati
Minggu 28 Mei 2023, 19:35 WIB
Aksi massa ICW tolak PKPU terbaru (Sumber : instagram ICW)

Aksi massa ICW tolak PKPU terbaru (Sumber : instagram ICW)

INFOSEMARANG.COM- Dimotori Indonesia Corruption Watch (ICW) Koalisi Masyarakat Sipil melakukan Aksi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU).

Demonstrasi ini diduga sebagai pernyataan sikap masyarakat terhadap problematika jelang Pemilu 2024 mendatang yang ditimbulkan KPU.

Hal ini menyusul jelang pengesahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 dan 11 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD dan DPD.

Baca Juga: Banyak Orang Tidak Sadar 5 Perilaku dalam Hubungan Ini Sebenarnya Toxic!

Kurnia Ramadhana selaku koordinator aksi di depan gedung KPU menyebut,dalam PKPU terbaru ditemukan sejumlah kesalahan yang tak sedikit.

Mulai dari persoalan keterwakilan perempuan hingga terdapat mantan narapidana korupsi yang maju kembali dalam pemilu.

Selain itu, peraturan yang dinilai paling parah adalah penghapusan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Baca Juga: Problematika Pemilu 2024, ICW Aksi di Depan KPU RI: Karpet Merah Caleg Koruptor

Dikutip infosemarang.com dari akun Instagram @sahabaticw yang mengunggah rekaman selama aksi yang dilakukan pada Minggu 28 Mei 2023 tersebut.

"Kami lihat di aturan itu banyak sekali problemnya, mulai dari pemberian karpet merah ke pelaku korupsi, lalu keterwakilan perempuan, dan penghapusan LHKPN," ungkap Kurnia Ramadhana seperti dikutip infosemarang.com pada Minggu 28 Mei 2023.

Aksi penolakan PKPU ini dilakukan sekitar pukul 10.11 WIB ini menggunakan tema teatrikal.

Baca Juga: Apa Maksud Hak Restitusi? Hak David Ozora Sebagai Korban Mario Dandy Satriyo yang Diminta Mellisa Anggraini

Terlihat ada sekitar empat orang yang menggunakan rompi berwarna orange dengan topeng bergambar tikus.

Tidak berselang lama seorang lagi datang dengan mengenakan topeng bergambar wajah ketua KPU Hasyim Asy'ari.

Pemeran ketua KPU bertopeng Hasyim Asy'ari mengalungkan bunga kepada empat orang berjas oranye tersebut.

Baca Juga: Wow! Selain Lionel Messi, Ternyata Ada Satu Lagi Mantan Pemain Terbaik Dunia yang Bakal Datang ke Indonesia Bulan Depan, Siapa?

Setelah prosesi pemberian kalung bunga, mereka pun saling berjabat tangan.

Seolah menyindir adanya kongkalikong KPU dengan calon pejabat ex koruptor dalam PKPU terbaru.

Selain itu ada terdapat sejumlah massa aksi lainnya yang membawa sejumlah poster.

"KPU RI sekarang makin bodong," tulis massa aksi di salah satu poster.

Baca Juga: Sempat Diserang, Jirayut Merasa Netizen Indonesia Lebih Brutal Dibanding Thailand

Poster tersebut diduga menjadi ungkapan kekesalan massa aksi terhadap PKPU terbaru yang dinilai problematik.
(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)