Problematika Pemilu 2024, ICW Aksi di Depan KPU RI: Karpet Merah Caleg Koruptor

Elsa Krismawati
Minggu 28 Mei 2023, 19:26 WIB
Aksi massa ICW tolak PKPU terbaru (Sumber : instagram ICW)

Aksi massa ICW tolak PKPU terbaru (Sumber : instagram ICW)

INFOSEMARANG.COM- Menjelang pemilu 2024 tensi politik semakin memanas, begitu pula dengan sejumlah dugaan kasak-kusuk di dalamnya.

Kali ini, aliansi Kawal Pemilu yang dikoordinasi oleh Indonesia Coruption Watch (ICW) melakukan aksi di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Aksi yang dilakukan pada Minggu 28 Mei 2023 itu sebagai bentuk protes terhadap KPU RI.

Koordinator aksi, Kurnia Ramadhana merupakan salah seorang peneliti ICW.

Baca Juga: Apa Maksud Hak Restitusi? Hak David Ozora Sebagai Korban Mario Dandy Satriyo yang Diminta Mellisa Anggraini

Dalam aksi tersebut terlihat ada yang menggunakan topeng tikus dengan rompi berwarna oranye.

Lalu ada juga yang mengenakan topeng Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari.

Aksi ini menggambarkan momen KPU memberi ruang untuk mantan koruptor kembali mencalonkan diri dalam kontestasi politik, jelang pemilu 2024.

Baca Juga: Wow! Selain Lionel Messi, Ternyata Ada Satu Lagi Mantan Pemain Terbaik Dunia yang Bakal Datang ke Indonesia Bulan Depan, Siapa?

Dilansir Infoseamrang.com dari akun Instagram @sahabatICW terkait aksi di depan KPU RI.

"Beri karpet merah koruptor nyaleg," tulis salah seorang massa aksi di poster sepert dikutip Infosemarang.com pada Minggu,28 Mei 2023.

"KPU memberikan karpet merah kepada pelaku korupsi," ucap Kurnia selaku koordinator Aksi.

Baca Juga: Pola Makan Vegan dan Vegetarian Lebih Ampuh Turunkan Kolesterol

Menurut Kurnia, mantan pelaku korupsi alias koruptor seharusnya tidak boleh disambut kembali oleh KPU dalam hal mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

Maka dari itu pada hari ini, pihaknya melakukan aksi dengan tema teatrikal.

Dalam aksi teatrikal massa aksi, seseorang terlihat menggunakan topeng Ketua KPU, Hasyim Asy'ari bersalaman dengan empat orang yang menggunakan rompi oranye.

Baca Juga: Biaya Berobat David Ozora Menggunung dan Terancam Distop,Mellisa Anggraini:Perlu Suport...

Seakan menyindir adanya kesepakatan eks Koruptor dan KPU untuk melancarkan jalan menuju Pemilu 2024 nanti melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terbaru.

"Di sini menggunakan rompi oranye menggambarkan mantan koruptor yang mendatangi Ketua KPU dan di kalungi bunga," ujarnya.

Pemberian kalung bunga ini simbol lantaran KPU diduga menyambut kembali mantan tersangka korupsi nyalon jadi wakil rakyat.

Baca Juga: Antonio Dedola Unggah Video Joget Bareng Lolly, Nikita Mirzani Disindir: Awas Ada yang Ngamuk!

Tak hanya itu, Aksi ini disinyalir sebagai bentuk penolakan terhadap rancangan Peraturan KPU Nomor 10 dan 11 tahun 2023 tentang Pencalonan Anggotan DPR, DPRD dan DPD.

Kurnia kembali tegaskan bahwa Hasyim Asy'ari beserta jajarannya di KPU RI sangat berperan penting dalam pengesahan peraturan tersebut.

Menurutnya, dengan peraturan yang baru itu ada harapan pencabutan hukuman hak politik. Sehingga para koruptor dapat kembali maju sebagai caleg.

Baca Juga: Penampilan Cinta Laura dengan Gaun Seberat 30 Kg di Cannes Film Festival 2023 Sukses Memukau Publik!

"Pak Hasyim Asy'ari bersama seluruh komisioner KPU mempermudah mereka (mantan narapidana korupsi) untuk masuk lagi ke wilayah politik, maju sebagai calon anggota legislatif," pungkasnya.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)