Mahfud MD Beri Jawaban Menohok Usai Prabowo Ajak Buka-bukaan Data Kemenhan: Kalau Berdua ya Rembukan

Elsa Krismawati
Selasa 09 Januari 2024, 07:13 WIB
Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Debat Cawapres (Sumber : instagram @ganjar_pranowo)

Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Debat Cawapres (Sumber : instagram @ganjar_pranowo)

INFOSEMARANG.COM - Mahfud MD mengomentari pernyataan Prabowo yang menyatakan bahwa anggaran Kementerian Pertahanan bersifat rahasia selama debat capres.

Menurut Mahfud MD, mengajak untuk berbicara secara pribadi di debat capres bukanlah waktu yang tepat.

Sebaliknya, momen debat seharusnya dimanfaatkan untuk membuka data kepada publik saat diminta.

Dilansir dari Infosemarang.com melalui akun Instagram @undercover.id pada Selasa, 9 Januari 2023, Menkopolhukam ini menyatakan pendapatnya di hadapan awak media.

Baca Juga: 5 Pelaku Penjual Ratusan Anjing yang Ditangkap di Kalikangkung Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

"Debat itu ya datanya dibuka di debat itu, bukan ngajak ngomong berdua, dan tidak semua yang ditanyakan itu rahasia," tutur Mahfud.

Mantan Ketua MK itu lantas menyebut, rahasia negara sudah ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya.

"Rahasia itu ada undang-undangnya misalnya rahasia negara, rahasia orang disersi, strategi pertahanan, intelijen itu rahasia negara," katanya.

Baca Juga: 11 Wakil Indonesia Main di Malaysia Open 2024, Ganda Putri Absen

Menurut Menko Polhukam aktif itu, jika anggaran perlu dibuka ke publik lantaran bentuk tanggung jawab.

"Kalau anggaran itu dibuka ke publik, karena itu tanggung jawab ke publik, bukan ngajak ngomong berdua bicara data," imbuhnya.

Professor hukum itu lantas memberi jawaban menohok jika bicara atau ngobrol dua arah soal data yang seharusnya untuk publik, bukanlah debat melainkan rembukan.

"Kalau yang satu bicara data, lalu dia ngomong 'nanti kita ngomong berdua' enggak boleh begitu di debat," kata dia.

Baca Juga: Ivan Gunawan Pamitan, Mundur dari Brownis TransTV setelah Kena Tegur KPI?

"Kalau ngajak ngomong berdua itu rembukan bukan debat," tandasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )