Kondisi Terkini AKE, Anak Yang Ditinggal Keluarganya Bunuh Diri di Pakis Malang

Jeanne Pita W
Jumat 15 Desember 2023, 05:47 WIB
Kondisi Terkini Anak Yang Ditinggal Keluarganya Bunuh Diri di Malang (Sumber : instagram.com/polresmalang_polisiadem)

Kondisi Terkini Anak Yang Ditinggal Keluarganya Bunuh Diri di Malang (Sumber : instagram.com/polresmalang_polisiadem)

INFOSEMARANG.COM -- Kasus bunuh diri kembali menghebohkan jagad maya.

Pasalnya, kasus bunuh diri yang terjadi di sebuah rumah kos di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/12/2023) lalu langsung menewaskan satu keluarga dan menyisakan satu anak dari keluarga tersebut.

Adapun kasus bunuh diri ini dilakukan oleh seorang guru SD berinisial WE (44) yang ditemukan tewas bersama istri berinisial SU (40), dan anak perempuannya berinisial RY (12).

Baca Juga: Update Adu Banteng Motor vs Motor di SPBU Tlogosari Soekarno Hatta, 1 Remaja Meninggal Dunia

Bersamaan dengan itu, polisi turut menemukan pesan wasiat yang ditulis di cermin meja rias kamar yang ditujukan untuk sang kakak, AKE (13).

Tragedi ini bermula saat AKE yangbaru bangun tidur mendapati kondisi rumah sepi. Ia pun langsung menuju sebuah kamar namun ternyata terkunci rapat.

Ia pun kemudian mendapati anggota keluarganya sudah tewas di rumah itu.

AKE yang terkejut lantas mendatangi tetangga sekitar guna meminta pertolongan.

Baca Juga: Jadwal Hari Ketiga BWF World Tour Finals 2023, Siapa Susul Fajar/Rian ke Semifinal?

Hingga kini kasus bunuh diri ini masih didalami oleh pihak aparat Polres Malang.

Belakangan terungkap, motif para korban mengakhiri hidup adalah karena terlilit utang usai adanya sejumlah keterangan dari para saksi yang pernah didatangi WE untuk meminjam uang sebelumnya.

Ya beban keuangan, ada beberapa saksi yang menyampaikan bahwa korban Bapak WE ini sempat memberi tahu bahwa sepertinya ‘saya tidak bisa mengembalikan’,” kata AKP Gandha Syah Hidayat.

Di sisi lain, AKE yang kini ditinggalkan sendirian oleh ayah, ibu dan adiknya menjadi fokus perlindungan dan akan didampingi oleh Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang serta spikolog guna kepentingan mentalnya.

Baca Juga: Nia Daniaty dan Anaknya Harus Bayar Rp 8,1 Miliar Ganti Rugi Penipuan CPNS, Keduanya Tidak Hadir ke Persidangan

Di sisi lain, pihak kepolisian menuturkan bahwa kondisi AKE sejauh ini masih relatif stabil.

Saudari K (AKE) yang selamat. Itu yang harus kita lindungi. [Kondisinya] relatif stabil, tentunya kemarin pada saat kami datangi juga masih sedih tentunya, namun relatif stabil karena anaknya ini tergolong anak yang berprestasi,” pungkasnya.

Sejumlah Tim Trauma Healing juga telah datang untukmemberikan pendampingan kepada AKE dan keluarga korban pada Kamis (14/12/2023). ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)