Usai Habisi 4 Anak, Ayah Pelaku Pembunuhan di Jagakarsa Sempat Nikmati Makan dan Minum Seperti Biasa

Arendya Nariswari
Minggu 10 Desember 2023, 06:43 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (Sumber : Pixabay/Public Domain Pictures)

Ilustrasi pembunuhan. (Sumber : Pixabay/Public Domain Pictures)

INFOSEMARANG.COM - Usai habisi 4 anak di kontrakan miliknya, siapa sangka Panca Darmansyah (41) tersangka pembunuhan terhadap buah hatinya sendiri itu sempat melakukan aktivitas seperti biasa, mulai dari makan dan minum.

Ya, seperti kita ketahui sejak beberapa waktu lalu publik masih dibuat miris dengan kasus penemuan 4 mayat anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri yakni Panca.

Parahnya lagi, sebelum melakukan aksi pembunuhan Panca ternyata juga sempat melakukan KDRT terhadap wanita berinisial D yang bukan lain istri sekaligus ibu kandung dari 4 mayat anak tersebut.

Baca Juga: Cuma Nikahi Istri Secara Siri, Terungkap Karakter Tempramen dan Penakut Pelaku Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa

Sebab sang ibu sedang dirawat di rumah sakit akibat muntah darah usai mengalami KDRT dari Panca.

Panca di rumah ternyata membunuh keempat anaknya dengan cara sadis, yakni melakukan pembekapan secara berurutan.

Pembunuhan dilakukan mulai dari anak terkecil berusia 1 tahun, 3 tahun, 4 tahun dan yang terakhir 6 tahun.

Dikutip dari akun Twitter @Creepylogy, Panca bahkan saat melakukan pembunuhan keji itu sempat merekam aksinya menggunakan kamera ponsel.

Baca Juga: Terkuak Cara Ayah Kandung Habisi Nyawa 4 Anak di Jagakarsa, Polisi Ungkap Ada Rekaman Video

Bukannya panik, Panca usai menghabisi keempat anaknya masih bisa melanjutkan aktivitas dengan santai.

Setelah meletakkan mayat keempat anaknya secara berjajar di tempat tidur, Panca sempat merapikan mainan buah hatinya.

Kemudian ia melanjutkan kehidupan secara tertutup mulai dari makan dan minum serta tidur dengan kondisi mayat sang anak di dalam rumah perlahan membusuk.

Baca Juga: Detik-detik Bocil Naik Motor di Semarang Tabrak Mobil Parkir, Tubuh Sampai Terpental ke Pinggir Jalan

"Mayat-mayat itu dibiarkan saja begitu. Sedangkan si pelaku makan, minum, tidur dan sebagainya bersama jasad yang terus membusuk," cuit akun itu.


Hingga pada akhirnya sebab bau busuk yang merebak di lingkungan rumah, tetangga mulai curiga dan pada (6/12) dilakukanlah pendobrakan pada rumah Panca.

Panca yang diduga panik, akhirnya melakukan percobaan bunuh diri namun berhasil diselamatkan oleh warga dan pihak kepolisian.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )