Terkuak Cara Ayah Kandung Habisi Nyawa 4 Anak di Jagakarsa, Polisi Ungkap Ada Rekaman Video

Arendya Nariswari
Minggu 10 Desember 2023, 06:00 WIB
Ilustrasi TKP penemuan mayat (Sumber : Pixabay)

Ilustrasi TKP penemuan mayat (Sumber : Pixabay)

INFOSEMARANG.COM - Panca Darmansyah (41) sebagai ayah kandung dari 4 mayat anak yang ditemukan di kontrakan Jagakarsa oleh pihak kepolisian telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Setelah dilakukanya penyelidikan terhadap 12 saksi, 8 Desember 2023 lalu, pihak kepolisian telah menembukan sejumlah bukti terkait aksi Panca terhadap anak-anaknya.

Ternyata, Panca sempat merekam momen sebelum pembunuhan terjadi menggunakan gadget serta laptop.

Baca Juga: Detik-detik Bocil Naik Motor di Semarang Tabrak Mobil Parkir, Tubuh Sampai Terpental ke Pinggir Jalan

Dihimpun dari YouTube iNews, Panca kepada pihak kepolisian telah terang-terangan mengaku memang membunuh keempat anaknya yang masih kecil-kecil itu.

“Terhadap keterangan tersangka, dalam hal ini saudara P yang bersangkutan menyampaikan bahwa memang benar yang bersangkutan melakukan pembunuhan secara bergantian,” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro.

Pembunuhan dilakukan oleh Panca secara bergantian kepada keempat anak-anaknya itu dari mulai yang paling kecil yakni 1 tahun.

Kemudian berurutan, anak ke 3 tahun, anak 4 tahun kemudian yang paling tua yakni berusia 6 tahun.

Baca Juga: 5 Beda e-KTP dan IKD 'KTP Digital', Simak Kelebihan dan Kekurangannya

“Dimulai yang pertama anak yang paling kecil anak korban inisial A umur 1 tahun, dilanjutkan anak korban inisial A juga umur 3 tahun, selanjutnya anak korban yang ketiga umur 4 tahun, yang terakhir anak korban yang tertua umur 6 tahun,” imbuhnya.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, ayah dari keempat anak tersebut masih menjalani perawatan medis usai melakukan percobaan bunuh diri sehingga hingga kekinian belum ditahan oleh pihak kepolisian.

Sebagai informasi, pada 6 Desember 2023 lalu publik dikejutkan dengan penemuan 4 mayat anak di salah satu kontrakan Jagakarsa.

Baca Juga: Kini COVID-19 Disebut Lebih Cepat Menular, Simak 5 Tips Pencegahannya

Jasad kakak beradik tersebut ditemukan dalam kondisi berjajar sudah membusuk di atas kasur rumah mereka.

Hingga kekinian belum diketahui secara pasti apa motif yang membuat Panca menghabisi keempat anaknya dan melakukan KDRT terhadap istri.

Dugaan sementara, Panca tega melakukan hal itu sebab ada masalah ekonomi dan cemburu kepada istri.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )