Misteri Temuan Tulisan Darah Puas Bunda Thanks For All di Lantai TKP Penemuan 4 Mayat Anak Jagakarsa

Arendya Nariswari
Kamis 07 Desember 2023, 12:55 WIB
Misteri Temuan Tulisan Darah Puas Bunda Thanks For All di Lantai TKP Penemuan 4 Mayat Anak Jagakarsa (Sumber : Twitter/@kegblgnunfaedah | Instagram/@jakartaselatan24jam)

Misteri Temuan Tulisan Darah Puas Bunda Thanks For All di Lantai TKP Penemuan 4 Mayat Anak Jagakarsa (Sumber : Twitter/@kegblgnunfaedah | Instagram/@jakartaselatan24jam)

INFOSEMARANG.COM - Publik kembali digemparkan dengan kasus penemuan 4 mayat anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Banyak yang berspekulasi, sang ayah kandung menjadi pelaku pembunuhan terhadap 4 anak kandungnya sendiri.

Sang ayah kandung ketika digerebek oleh pihak kepolisian di kontrakan, tampak dalam kondisi penuh luka diduga hendak bunuh diri.

Baca Juga: Berita Duka, Siswa SD Korban Bullying yang Kakinya Diamputasi Meninggal Dunia

Yang lebih mengejutkan lagi, di TKP ditemukan sebuah tulisan darah dengan kalimat 'Puas Bunda Thanks For All'.

Bukti foto tulisan darah tersebut menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Twitter @kegblgnunfaedah.

"Sehabis menghabisi keempat anaknya ada pesan dari ayah (sipembunuh) terhadap istrinya (ibu). Jadi mereka ini baru ribut dan istrinya juga kenak kdrt dan si istri lagi dirawat di rumah sakit. Gak kebayang perasaan ibunya sihh

Dan ini si ayah bi4d4b nulis pakek darah dri anak2nya atau apa kurang tau sihhh. Tegaa banget sihh dia" cuit akun tersebut.

Kronologi kejadian penemuan 4 mayat anak itu berawal dari kecurigaan warga setempat yang mencium bau tak sedap di kontrakan tetangganya itu.

Baca Juga: Innalillahi, Fatir Bocah SD Korban Bullying Meninggal Dunia

Sebab tak berani langsung mendobrak rumah yang menjadi sumber bau bangkai itu, pihak warga akhirnya melapor kepada kepolisian setempat.

Benar saja, saat didobrak, empat mayat anak yang ditemukan oleh polisi serta warga telah ditidurkan berjajar di kasur.

Baca Juga: Lagi! Terjadi Kecelakaan Mobil Nyungsep Naik ke Pembatas Jalan di Semarang, Publik Malah Singgung Dana Vario

Kapolres Metro Jakarta yakni Kombes Ade Ary Syam menjelaskan bahwa korban empat anak berusia 1 tahun, 3 tahun, 4 tahun dan 6 tahun.

Tulisan darah di TKP penemuan 4 mayat anak tersebut kekinian masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )