Cerita Salah Satu Pendaki Gunung Marapi asal Pekanbaru, Berhasil Selamat dan Turun Sebelum Erupsi

Elsa Krismawati
Selasa 05 Desember 2023, 18:45 WIB
cerita salah satu pendaki selamat dari erupsi Gunung Marapi (Sumber : tiktok @muhammadiqbbaall)

cerita salah satu pendaki selamat dari erupsi Gunung Marapi (Sumber : tiktok @muhammadiqbbaall)

INFOSEMARANG.COM - Salah satu pendaki Gunung Marapi asal Pekanbaru, bernama Muhammad Iqbal membagikan ceritanya berhasil selamat turun dari puncak gunung sebelum erupsi terjadi.

Pengalaman itu dibagikan Iqbal melalui akun TikTok @muhammadiqbbaall pada 4 Desember 2023.

"Tanggal 2 Desember summit puncak Marapi sebelum terjadi erupsi. Alhamdulilah 2 kelompok yang sama-sama dari Pekanbaru kami semua selamat," tulisnya dalam caption, dikutip Infosemarang.com (05/11/2023).

Baca Juga: Korban Erupsi Gunung Marapi Bertambah Jadi 13 Pendaki, Ini Daftar Identitas yang Sudah Dapat Diidentifikasi

Kendati demikian, kata pengunggah, ada beberapa temannya 4 orang dan 10 lainnya dari UNRI terjebak di Pos 4 saat erupsi terjadi.

Iqbal menyebutkan, pada Sabtu 2 Desember 2023 pukul 07.00 WIB dirinya dan rombongan sudah sampai di puncak Marapi.

Namun tak lama, pada pukul 09.30 WIB, mereka kembali turun dan melihat kondisi kawah Marapi sudah mengeluarkan asap dan kabut.

Baca Juga: Viral Kesaksian Pengungsi Rohingya Sebut Memang Bertujuan Tinggal di Indonesia, Bukan Terdampar!

"Jam 7.30 di top merapi kondisi kawah sesekali ngebul," utlisnya dalam video.

Sementara itu, di kolom komentar, pemilik akun menyebut jika tanda-tanda erupsi Gunung Merapi sudah ada dengan banyaknya suara monyet di Pos 4.

"Pas saya turun pak, ada suara monyet itu di pos 4 luar biasa berisiknya, mungkin itu juga pertanda," katanya membalas salah satu komentar warganet.

Muhammad Iqbal sendiri sudah tercatat dalam daftar 75 pendaki yang didata Basarnas.

Baca Juga: TikTok Shop Siap Hadir Kembali Di RI, Resmi Gabung dengan Tokopedia?

Namun katanya, ia sudah berada di pintu Rimba saat erupsi terjadi dan berhasil selamat.

Sebagai informasi, update terkini selasa, 5 Desember 2023 data Basarnas menyebut korban meninggal dunia bertambah jadi 13 orang yang semula dikabarkan berjumlah 11 orang.

Sementara korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sudah dirujuk ke beberapa rumah sakit di Padang Panjang dan Bukittinggi.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )