Gunung Marapi, Sumatera Barat Kembali Erupsi, Evakuasi Pendaki Ditunda

Galuh Prakasa
Selasa 05 Desember 2023, 09:55 WIB
Gunung Marapi kembali erupsi, sebabkan penundaan evakuasi pendaki. (Sumber : Instagram/kaba.bukittinggi)

Gunung Marapi kembali erupsi, sebabkan penundaan evakuasi pendaki. (Sumber : Instagram/kaba.bukittinggi)

INFOSEMARANG.COM -- Petugas Pos Gunung Api (PGA) Marapi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat 46 erupsi dan 66 hembusan dalam dua hari terakhir, dari Minggu hingga Senin, 3-4 Desember 2023.

Kepala PGA Marapi, Ahmad Rifandi, menyampaikan bahwa erupsi eksplosif pertama kali terjadi pada tanggal 3 Desember 2023 pukul 14.54 WIB, dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter di atas puncak atau 5.891 meter di atas permukaan laut.

Pada Minggu, Gunung Marapi mengalami 36 erupsi dan 16 hembusan, sedangkan pada Senin, terjadi 10 erupsi dan 50 hembusan.

Baca Juga: Tamu Nikahan Keroyok Anggota Babinsa di Grobogan, Diduga Gara-gara Hiburan Organ Tunggal Berhenti

Pagi ini, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu tidak teramati pada jam 06.13 WB, 06.14 WIB, dan 06.24 WIB, dengan amplitudo maksimum 30 milimeter.

Erupsi ini memaksa tim SAR gabungan untuk tetap waspada, menyebabkan penundaan evakuasi korban erupsi yang masih berada di sekitar puncak gunung.

Hingga Senin sore, 3 dari 11 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari Gunung Marapi.

Muhammad Adan (21), mahasiswa Fakultas Hukum semester 6 Universitas Islam Riau (UIR), dan Muhammad Teguh Amanda (19), mahasiswa Teknik Sipil semester 3 Politeknik Negeri Padang (PNP), merupakan dua dari tiga korban yang berhasil diidentifikasi.

Baca Juga: Radja Nainggolan Bakal Pensiun Jika Tidak Direkrut Bhayangkara FC

PGA juga mencatat pengamatan meteorologi, mencakup cuaca berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah timur, tenggara, dan barat daya, dengan suhu udara antara 23,1-26,6 derajat Celsius, kelembaban udara 64,3-84,2 persen, dan tekanan udara 681,2-682,2 mmHg. Curah hujan harian mencapai 0,14 mm.

Secara visual, gunung terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi 400-800 meter di atas puncak kawah.

Gunung Marapi berada di Level II, Waspada, dengan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan di sekitarnya tidak mendaki gunung dalam radius tiga kilometer dari kawah puncak.

Gunung Marapi, administratif terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, terus dipantau oleh PGA yang beroperasi di Jalan Prof Hazairin Nomor 168, Bukittinggi, Sumbar.

Baca Juga: Dituding Kampanye di CFD Jakarta, Gibran Rakabuming Persilahkan Bawaslu Periksa: Jika Ada...

Aktivitas vulkanik Gunung Marapi pada awal 2023 didominasi oleh erupsi eksplosif dari 7 Januari 2023 hingga 20 Februari 2023, dengan tinggi kolom erupsi mencapai 75 – 1.000 meter.

Setelah periode itu, aktivitas kegempaan lebih didominasi oleh gempa tektonik lokal dan tektonik jauh, hingga kembali mengalami erupsi pada awal Desember ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)