Jatuh Miskin, Rafael Alun Menangis Anaknya Jualan Ayam Goreng di Pinggir Jalan, Ayah David Mewek Balas Begini

Arendya Nariswari
Rabu 29 November 2023, 15:16 WIB
Ayah Mario Dandy Satrio, Rafael Alun Trisambodo, yang juga merupakan mantan pejabat Ditjen Pajak. (Sumber : Tangkapan Layar YouTube MetroTV)

Ayah Mario Dandy Satrio, Rafael Alun Trisambodo, yang juga merupakan mantan pejabat Ditjen Pajak. (Sumber : Tangkapan Layar YouTube MetroTV)

INFOSEMARANG - Seperti kita ketahui, Rafael Alun Trisambodo kekinian sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus Gratifikasi Dirjen Pajak.

Terkuaknya kasus gratifikasi tersebut bermula usai putranya yakni Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap David Ozora.

Atas terkuaknya kasus gratifikasi tersebut, diketahui rekening Rafael Alun dan keluarganya dibekukan.

Baca Juga: Resmi Tersangka! Majikan yang ARTnya Tewas Diterkam Harimau Terjerat Kasus Penyelundupan Satwa Liar

Pada salah satu kesempatan, Rafael Alunbahkan disebut menangis dan mengatakan jika dirinya kini sudah tak memiliki harta.

Jatuh miskin membuat salah satu anaknya harus berjuang di pinggir jalan berjualan ayam goreng.

Kekinian proses hukum Rafael Alun dan juga anaknya yakni Mario Dandy terus bergulir.

Ternyata, pernyataan Rafael Alun sedih jatuh miskin ini mendapatkan respons dari ayah David Oora yakni Jonathan Latumahina

Baca Juga: Temui Benjamin Netanyahu di Israel, Elon Musk Dukung IDF Hancurkan Hamas

Baru-baru ini, ia mengunggah kembali headline berita Rafael Alun sedih sebab jatuh miskin tersebut melalui akun Twitternya.

Ayah David seperti biasa membuat cuitan sarkas dan mengaku ikut menangis mendengar Rafael Alun jatuh miskin.

"Rasanya pengen nangis lihat keluarga ini. Tingkat kebohongannya makin memprihatinkan. Ada yang tau di mana jualan ayam gorengnya? Mau beliin @logikapolitik buat makan malam ntar," cuit akun @seksixsuck.

Baca Juga: Identitas Pria Tewas dalam Kondisi Duduk di Alfamart Jl Abdul Rahman Saleh Semarang

Akun @logikapolitik memang baru-baru ini membeberkan fakta bahwa kakak ipar dari anak kedua Rafael Alun ternyata memiliki usaha berjualan ayam.

“Tuh tempatnya..Kebetulan tadi malam abis makan disana juga..Oia padahal warung ayam pinggir jln itu bukan punya Christo Anaknya RAT tapi punya Kakak iparnya (kakaknya Vanessa). Christo kan dari dulu dikasih modal Bangkrut terus..” balas @logikapolitikid.

Baca Juga: 6 Kejanggalan Acara Golden Disc Awards di Jakarta, Termasuk Lineup GDA Tak Sesuai Janji

Tidak sedikit warganet menanggapi cuitan tersebut dan mengaku tahu tempat berjualan ayam goreng yang dimaksud.

"Anaknya nomor 2 sih, iya jualan ayam di Jogja kayak tempat makan kaki lima gitu, tapi itu pun masih premium sih. Kalau emaknya gue malah nggak yakin, masa iya? wwkwk," timpal warganet lain.

"Sama aja, jualan punggir jalan tapi bentuk resto sama cabangnya banyak," timpal warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )