Cara Membuat Foto ala "AI Yearbook" Buku Tahunan yang Banyak Diunggah Deretan Artis, Tampil Bak Remaja SMA Tahun 90-an

Jeanne Pita W
Rabu 04 Oktober 2023, 15:44 WIB
Cara Membuat Foto ala "AI Yearbook" Buku Tahunan  (Sumber : instagram @fuji_an, @anyageraldine, @therealdisastr)

Cara Membuat Foto ala "AI Yearbook" Buku Tahunan (Sumber : instagram @fuji_an, @anyageraldine, @therealdisastr)

INFOSEMARANG.COM -- Baru-baru ini, penampilan sejumlah artis dalam fotonya yang diunggah di media sosial tampak bak anak SMA tahun 90-an.

Mulai dari Rebecca Klopper, Sharena Delon, Karin Novilda, Dian Sastro, Andre Taulany, Anya Geraldine, hingga Fujianti Utami tampak menggunggah foto yang senada.

Seperti yang diketahui, foto tersebut merupakan hasil editan dari aplikasi yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI/Artificial Intelligence.

Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Hilang Usai KPK Geledah Ruang Kerjanya, Jokowi: Coba Dikontak Saja, Bisa!

Tren yang digunakan yakni bernama AI Yearbook.

Bagi Anda yang ingin memiliki hasil foto serupa dengan deretan artis tersebut, Anda dapat membuatnya dengan mengunduh aplikasi bernama Epik di Google PlayStore maupun App Store.

Cara Membuat Foto AI Yearbook

Tentunya cara membuat foto AI Yearbook ini cukup mudah.

Baca Juga: Kargo Pertama MotoGP Mandalika 2023 Tiba di Bandara Lombok

Berikut langkah-langkahnya:

1. Download aplikasi Epik di Google Play Store atau Apple App Store. Anda dapat mengunduhnya melalui tautan berikut.

Link Download 1: Android 

Link Download 2: iPhone 

2. Setelah berhasil memasang aplikasi di ponsel Anda, buka aplikasi Epik.

Baca Juga: Terbaru! Penurunan Harga Bahan Pangan di Jawa Tengah

3. Untuk memulainya, Anda akan diminta untuk menyetujui Syarat dan ketentuan yang berlaku, kemudian klik "start Editing".

4. Pihak aplikasi akan memberitahukan kepada Anda bahwa proses pengeditan akan menggunakan kecerdasan buatan atau AI, sehingga ada potensi hasil gambar nantinya tidak sesuai dengan keinginan Anda.

Sehingga pastikan bahwa Anda menggunakan foto yang memperlihatkan wajah dengan jelas dan terdiri dari berbagai ekspresi, angles serta foto latar yang berbeda.

5. Anda dapat memilih 8-12 foto selfie atau wajah diri Anda untuk membuat foto buku tahunan ini.

Baca Juga: Setelah Jadi Tersangka Syahrul Yasin Limpo 'Hilang' di Eropa, KPK Ungkap Hal ini Kepada Publik

Sebagai informasi, untuk mendapatkan hasil foto buu tahunan ini, Anda perlu membayar sebesar Rp 69.000,- hingga Rp 99.000,- bergantung dari paket yang Anda pilih.

Untuk paket standard dengan harga Rp 69.000,- pengguna bisa membuat 60 foto buku tahunan yang akan diproses oleh aplikasi selama kurun waktu 24 jam.

Sedangkan untuk paket Express dengan harga Rp 99.000,- ini, pengguna akan mendapatkan 60 foto hasilnya dalam kurun waktu 2 jam saja.

Pihak aplikasi sendiri menyatakan bahwa untuk membuat foto tahunan AI ini memerlukan biaya.

Baca Juga: 5 Mitos dan 3 Fakta Penyakit Jantung, Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini untuk Mencegahnya

Namun pihak aplikasi juga berharap dapat memberikan layanan yang sesuai atas biaya yang telah dikeluarkan tersebut.

Selamat mencoba! ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )
Pendidikan28 Juni 2026, 18:30 WIB

Hadapi Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis

Di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen literasi dan penyebar kesadaran di tengah masyarakat.
 (Sumber: )
Semarang Raya27 Juni 2026, 17:44 WIB

Sparktacular Holiday Wonderland Hadir di The Park Semarang, Sajikan Atraksi Sirkus Kelas Dunia

The Park Semarang menghadirkan Sparktacular Holiday Wonderland: International Circus Show from South America. Pertunjukan berlangsung mulai 27 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )