Waduh! Ternyata Begini Cara Kerja Modus Penipuan Baru Lewat Aplikasi M-BCA, Nasabah Wajib Waspada

Jeanne Pita W
Kamis 27 Juli 2023, 15:18 WIB
Cara Kerja Modus Penipuan Baru Lewat Aplikasi M-BCA, Nasabah Wajib Waspada (Sumber : Freepik & Twitter)

Cara Kerja Modus Penipuan Baru Lewat Aplikasi M-BCA, Nasabah Wajib Waspada (Sumber : Freepik & Twitter)

INFOSEMARANG.COM -- Baru-baru ini tengah beredar modus penipuan baru melalui aplikasi M-BCA.

Tentu kabar ini meresahkan sebagian besar nasabah BCA terutama bagi mereka yang menggunakan aplikasi M-BCA ini.

Belakangan ini banyak pengguna aplikasi M-BCA yang mengeluhkan munculnya pop up peringatan adanya virus saat membuka aplikasi tersebut.

Baca Juga: Video Perempuan Dibuntuti Lalu Diadang 2 Pria Ngaku Debt Collector di Kampus Udinus, Berdalih Nagih Cicilan Motor

Dalam pop up tersebut muncul pilihan untuk "Delete" atau "Quit App".

Namun di sarankan bahwa para pengguna aplikasi untuk tidak mengeklik apapun ketika muncul pop up tersebut.

Lantaran hal ini diduga menjadi salah satu modus penipuan terbaru.

Jika pengguna mengeklik salah satunya, maka pelaku modus penipuan dapat mengakses perangkat Anda hingga akun bank Anda.

Baca Juga: NGERI! Kepala Basarnas Henri Alfiandi Punya Pesawat, Harta Kekayaan Capai Rp 10,9 Miliar

Sebagai gambaran, begini cara kerja modus penipuan tersebut.

Saat pengguna membuka aplikasi M-BCA, maka akan muncul pop up yang memberikan peringatan seolah-olah terkena virus.

Kemudian pengguna akan diberi dua pilihan yakni untuk keluar dari aplikasi atau menghapusnya.

Jika pengguna mengeklik salah satu dari pilihan tersebut, maka secara otomatis akun m-banking akan terbajak yang mana dapat menyebabkan pengguna kehilangan uang dalam akun mereka.

Baca Juga: Kronologi OTT KPK Ungkap Skandal Suap Basarnas, Marsdya Henri Alfiandi Diduga Menerima Suap Rp 88,3 Miliar

Menanggapi maraknya berita yang beredar, pihak Bank BCA kemudian memberikan himbauan kepada para penggunanya.

Pihak BCA kemudian menghimbau kepada para nasabah untuk tidak melakukan klik apa pun pada pop up tersebut.

"Kami menghimbau agar nasabah tidak melakukan klik apapun yang muncul di pesan tersebut. Apabila terlanjur melakukan klik, download, dan install, mohon uninstall aplikasi BCA mobile dan segera hubungi Halo BCA melalui 1500888 atau aplikasi haloBCA," tulis akun @HaloBCA mengomentari salah satu cuitan di Twitter.

Namun apabila nasabah sudah terlanjur melakukan klik, maka langkah yang perlu dilakukan yakni dengan menghapus atau uninstall aplikasi BCA Mobile dan segera menghubungi Halo BCA.

Baca Juga: Kim Astrup/Anders Rasmussen Mundur, Fajar/Rian Melaju ke Perempat Final Japan Open 2023 tanpa Tanding

"Apabila terlanjur melakukan klik, download, dan install, mohon uninstall aplikasi BCA mobile jika di uninstall maka inbox akan hilang dan segera hubungi Halo BCA melalui 1500888 atau aplikasi haloBCA. 🙂 Tks ^Sakha", cuit akun tersebut menambahkan.

Selain itu, dalam surat informasi yang beredar, nasabah Bank BCA diminta untuk selalu waspada pula saat melakukan install aplikasidi luar PlayStore AppleStore atau store resmi lainnya, serta melakukan update software pada perangkatnya dengan yang terbaru.

Pihak Bank BCA juga menghimbau kepada seluruh nasabah BCA untuk tidak memberikan data yang bersifat rahasia kepada pihak manapun (termasuk kerabat hingga orang terdekat), seperti misalnya data terkait:

- Personal Identification Number (PIN)
- One Time Password (OTP)
- Password
- Response KeyBCA
- Card Verivication Code (CVC) atau Card Verificaion Value (CVV). ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)