WASPADA! Beredar Modus Penipuan Baru dengan Dalih Klarifikasi dan Undangan, Lakukan Ini Jika Terlanjur Klik Link-nya

Jeanne Pita W
Minggu 23 Juli 2023, 15:00 WIB
Ilustrasi | Modus Penipuan Baru dengan Dalih Klarifikasi dan Undangan (Sumber : Freepik/pikisuperstar)

Ilustrasi | Modus Penipuan Baru dengan Dalih Klarifikasi dan Undangan (Sumber : Freepik/pikisuperstar)

INFOSEMARANG.COM -- Modus penipuan kini semakin beragam caranya.

Masih marak terjadi pula modus penipuan yang dilakukan dengan mengirimkan pesan melalui chat Whatsapp.

Beberapa modus penipuan dilakukan dengan mengirimkan pesan untuk meminta klarifikasi terkait unggahan di media sosial.

Baca Juga: Main Sekarang! Link Live Streaming Final Korea Open 2023: Fajar/Rian vs Rankireddy/Shetty, Siapa Juara?

Umumnya pelaku akan mengirimkan pesan dengan tautan link seolah-olah tautan tersebut adalah link Instagram.

Namun jika Anda lebih cermat dan teliti, maka Anda akan menyadari bahwa bagian awal link tersebut tidak wajar dan bukan link instagram pada umumnya.

Untuk itu, Anda harus lebih cermat dan waspada ketika mendapatkan pesan dari nomor tidak dikenal seolah minta klarifikasi atas unggahan di media sosial ini.

Modus penipuan dengan dalih KalrifikasiModus penipuan dengan dalih Kalrifikasi

Baca Juga: Seusai Ledek Polisi, Wildan yang Guyonan soal Lapor Balap Liar di Semarang Minta Maaf di Kantor Polisi

Selain itu, ada pula modus penipuan lain yang beredar dengan mengirimkan Undangan Pernikahan.

File Undangan Pernikahan tersebut umumnya memiliki format bagan belakang .apk.

Pelaku pun akan meminta Anda untuk membuka film tersebut meski Anda menanyakan siapa yang menikah karena nama file yang dikirimkan tidak mencantumkan nama calon mempelai.

Modus penipuan dengan Undangan PernikahanModus penipuan dengan Undangan Pernikahan

Baca Juga: 5 Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal yang Diajarkan Rasulullah SAW

Secara umum, biasanya pelaku penipuan akanmasuk ke grup-grup Whatsapp atau telegram supaya lebih meyakinkan karena berasald ari grup yang sama.

Kemudian, pelaku akan mengirimkan pesan secara personal pada Anda untuk mengelabuhi Anda sebagai calon krobannya.

Selanjutnya pelaku akan mengirimkan link yang berisi malware atau link yang mengarah pada situs berbahaya (Bisa dalam bentuk undangan, klarifikasi, paket, dan lain sebagainya).

Jika Anda klik link tersebut, maka perangkat Anda bisa terkena virus hingga situs tersebut mampu mengambil dapa pribadi Anda seperti halnya password.

Baca Juga: Wow! Anak 4 Tahun Dapat Uang Rp 12 Miliar dari 'Kecelakaan' di McDonalds

Untuk itu Anda harus lebih teliti saat menerima dan membaca pesan sejenis ini.

Namun jika Anda terlanjur klik link pada tautan yang dikirimkan tersebut, berikut hal yang dapat Anda lakukan.

Anda bisa memilih beberapa cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan berikut.

1. Clear data dan clear cache

Baca Juga: Yamaha Neos dan Yamaha E01, Ketahui Spesifikasi dan Fitur Unggulan Motor Listrik Terbaru dari Yamaha Ini

2. Jika yang dikirmkan berbentuk file/aplikasi, langsung uninstall

3. Ubah password, email dan PINK m-banking

4. Reset handphone ke mode pabrik

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)