Mbak Ita Minta Dinas Tidak Cuma Jago Bikin Anggaran Taman, Tapi Juga Pemeliharaannya, Banyak Tanaman Mati Kurang Air!

Galuh Prakasa
Selasa 05 September 2023, 15:56 WIB
Wali Kota Semarang meminta OPD lebih peduli dengan pemeliharaan taman kota dan perawatan rutin saluran air. (Sumber : Dok. Pemkot Semarang)

Wali Kota Semarang meminta OPD lebih peduli dengan pemeliharaan taman kota dan perawatan rutin saluran air. (Sumber : Dok. Pemkot Semarang)

INFOSEMARANG.COM -- Dampak dari fenomena El Nino telah membawa tantangan serius bagi Kota Semarang, terutama terkait dengan kekeringan yang berdampak pada taman-taman kota.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu turun lakukan pengecekan memastikan bahwa taman-taman kota mendapat perawatan yang layak.

Ternyata yang dia lihat tidak seperti yang dibayangkan. Banyak tanaman di fasilitas umum mati karena kekurangan air dan timbunan sampah di saluran air.

Baca Juga: Atasi Polusi Udara, Pemkot Semarang Bakal Tambah Pohon Peneduh Kawasan Jalan Utama

“Ini saya turun ke lapangan mengecek, karena yang pertama untuk melihat adanya fenomena El Nino karena musim kemarau sehingga banyak tanaman ini mati,” ujar Mbak Ita dikutip dari website resmi saat melakukan tinjuan ke sejumlah titik pada Senin, 4 September 2023.

Mbak Ita, sapaan akrab Wali kota Semarang, mengajak dan mendorong seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang untuk lebih peduli dan proaktif dalam merawat tanaman-tanaman di fasilitas umum, terutama taman-taman kota.

Ia menegaskan bahwa minimal tindakan yang perlu dilakukan adalah menyirami tanaman-tanaman tersebut secara teratur.

“Saya minta kepada teman-teman ini untuk aware, baik dinas-dinas terkait sampai ke bawah-bawahnya ini aware, perhatian gitu lho,” tegas Ita di hadapan sejumlah Kepala OPD dan kepala bidang terkait.

Lebih lanjut, Wali kota menginstruksikan jika memang harus disiram dengan menghemat air, maka bisa dilakukan malam hari setelah Maghrib sampai Subuh.

Baca Juga: PSIS Semarang Pinjamkan Dua Pemain Muda Ridho Syuhada dan Rizky Dwi ke Klub Liga 2 untuk Tingkatkan Jam Terbang

Selain itu, Wali kota juga menekankan pentingnya peran dinas terkait dalam pemeliharaan taman-taman kota.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi di mana tanaman-tanaman yang indah dan berharga dapat mati hanya karena kurangnya perawatan yang tepat.

Ita menegaskan agar dinas terkait tidak hanya lihai menyusun anggaran dan membuat taman, namun juga harus mampu merawatnya dengan baik.

“Sangat disayangkan, tanaman yang bagus mati hanya karena awalnya kekurangan air akibat tidak disiram. Banyak dari teman-teman dinas bisa membuat tapi nggak bisa merawat,” katanya.

Wali kota Hevearita Gunaryanti Rahayu juga memberikan saran konstruktif lainnya. Ia menyarankan agar dinas terkait menjadi lebih selektif dalam memilih jenis tanaman yang ditanam di taman-taman kota.

Baca Juga: Jangan Langsung Pulang! The Nun 2 Akan Hadirkan Mid Credit Scene, Tentang Apa?

Tanaman yang tahan terhadap panas dan tidak memerlukan banyak air seperti suruh-suruhan atau kacang-kacangan menjadi pilihan yang bijak.

“Tidak harus yang macam-macam atau aneh terpenting adalah bersih, nyaman dan hijau. Tanaman tidak usah pilih yang mahal yang penting tahan terhadap panas, yang sudah disampaikan tadi seperti suruh-suruhan, bayam-bayaman,” katanya.

Selain merawat taman-taman kota, Wali kota juga menggarisbawahi pentingnya upaya pencegahan banjir. Upaya percepatan dalam mengatasi permasalahan saluran air perlu ditingkatkan.

Menurutnya Pemkot harus memberi prioritas pada pengelolaan dan pengendalian banjir. Tindakan yang perlu dilakukan saat ini, harus segera diimplementasikan.

Wali kota juga mengingatkan agar Dinas Pekerjaan Umum tidak lengah saat ini tidak banjir, karena curah hujan tinggi yang biasanya terjadi pada bulan Oktober-November dapat mengakibatkan air naik.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )